20 June 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Suami Tak Mau Belikan Kebab, Istri Minta Cerai

...

  • KOMPAS
  • 26 February 2018 21:00 WIB

Seorang perempuan berusia 30 tahun menggugat cerai suaminya yang berusia 32 tahun hanya 40 hari setelah mereka menikah. Alasan perempuan bernama Sameeha itu menggugat cerai karena Ahmed, sang suami, menolak membelikan kebab untuk dirinya.

Di hadapan pengadilan di Zananiri, Mesir, Sameeha mengatakan, dia menikahi Ahmed yang berprofesi sebagai guru hanya dua bulan setelah keduanya berkenalan. Ternyata, waktu pacaran yang amat singkat itu membuat Sameeha tak mengetahui bahwa sang suami memiliki sifat kikir.

Kekikiran sang suami sudah terlihat di hari pertama usai mereka menikah. Ahmed mengatakan, dia tak suka jalan-jalan karena dianggapnya hanya memboroskan uang. Saat itu, Sameeha tak begitu memikirkan perkataan suaminya. Namun, kondisi kian memburuk setiap hari.

Kepada hakim yang memimpin sidang perceraiannya Sameeha mengatakan, meski memiliki pekerjaan yang bagus dan masih memberikan les tambahan di luar jam kerja, Ahmed benar-benar menjalankan hidup "super hemat" termasuk dalam hal makanan. Saat hendak berangkat bekerja, Ahmed selalu memeriksa berapa banyak roti tersisa di kediamannya. Dan, saat Sameeha menyantap salah satu roti yang tersisa, Ahmed berang dan menghukum istrinya dengan hanya memberinya makan nasi dan makaroni selama sepekan.

Sameeha lalu mengadukan kekikiran sang suami kepada keluarganya tetapi mereka hanya meminta Sameeha bersabar menghadapi suaminya itu. Bahkan keluarga Sameeha masih berusaha meyakinkan perempuan tersebut bahwa sang suami akan berubah satu saat nanti. Namun, mereka salah.

" Suami saya bahkan amat irit berbicara. Saya meminta dia ngobrol dengan saya, tetapi seringkali malah saya berbicara sendirian," ujar Sameeha menggambarkan suaminya.

Namun, puncak semua peristiwa yang membuat Sameeha membulatkan tekad untuk bercerai muncul di hari ke-40 pernikahan mereka. Saat itu, Sameeha meminta Ahmed mengajaknya jalan-jalan agar bisa menghirup udara segar dan minum. Meski setengah enggan, Ahmed memenuhi permintaan istrinya. Saat sedang berjalan-jalan itulah, Sameeha meminta sang suami membelikan kebab. Namun, Ahmed menolak karena sesuai permintaan mereka keluar rumah hanya untuk minum-minum.

"Dia menuduh saya memanfaatkan dia untuk membeli kebab dan jus dalam sehari. Saat dia menolak membelikan kebab, saya marah," kata Sameeha. "Di dalam mobil dia terus menyalahkan saya, menyebut saya munafik, dan mengatakan setuju mengajak saya jalan-jalan adalah sebuah kesalahan," tambah perempuan itu.

Akhirnya, Sameeha tak tahan lagi dan pulang ke kediaman orangtuanya lalu mengajukan gugatan cerai. Kepada hakim , Sameeha mengatakan, dia tak bisa pulang dan tinggal bersama suaminya yang "sakit" itu. | sumber : kompas

Editor: IHAN NURDIN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.