29 October 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Sulaiman Pimpin Badan Kehormatan DPRA

...

  • Fakhrurrazi
  • 24 September 2020 16:52 WIB

Pimpinan DPR Aceh foto bersama lima Anggota BKD terpilih usai rapat paripurna DPRA, Kamis, 24 September 2020. [Foto: Fakhrurrazi]
Pimpinan DPR Aceh foto bersama lima Anggota BKD terpilih usai rapat paripurna DPRA, Kamis, 24 September 2020. [Foto: Fakhrurrazi]

Sulaiman menegaskan, tidak akan sungkan-sungkan menindak jika ada pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh anggota DPRA.

BANDA ACEH – Politikus Partai Aceh, Sulaiman, terpilih sebagai Ketua Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) periode 2019-2024. Penetapan Ketua dan Anggota Badan Kehormatan Dewan (BKD) dilakukan dalam rapat paripurna di ruang sidang DPRA, Kamis, 24 September 2020.

Sementara Sofyan Puteh dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) dipercayakan sebagai Wakil Ketua BKD. Selebihnya Anggota BKD adalah Ali Basrah dari Fraksi Golkar, Mukhtar Daud Fraksi Partai Nasional Aceh (PNA) dan dr. Purnama Setia Budi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ketua DPR Aceh, Dahlan Jamaluddin, mengatakan sebelumnya ada 9 nama yang diusulkan, kemudian dipilih 5 orang sesuai aturan. "Hari ini hasil pemilihan 5 orang tersebut dibawakan dalam paripurna," kata Dahlan Jamaluddin kepada wartawan usai rapat paripurna.

Ketua dan Wakil Ketua bersama Anggota BKD mulai saat ini usai paripurna sudah sah bertugas sesuai undang-undang dan Tata Tertib DPRA. Dahlan berharap agar BKD bisa menyelesaikan masalah jika ada persoalan yang timbul. “Paling penting adalah menjaga etik kelembagaan dan juga moral anggota dewan," tambah Dahlan.

Usai pelantikannya sebagai Ketua BKD, Sulaiman mengatakan, jabatan itu sebagai amanah yang harus dijaga, terlebih tugas BKD tergolong berat. "Maka, saya meminta kepada seluruh Anggota DPRA menjaga etika agar tidak menimbulkan masalah ke depannya," ujar Sulaiman.

Menurut Sulaiman, setiap pelanggaran etika yang dilakukan Anggota DPRA tentunya ada sanksi-sanksi yang telah diatur dalam undang-undang berlaku. Sulaiman menegaskan, tidak akan sungkan-sungkan menindak jika ada pelanggaran kode etik yang dilakukan Anggota DPRA.

"Nah, jika tidak ingin berhadapan dengan BKD, maka semua Anggota DPRA wajib menjaga diri, pergaulan sehingga tidak ada kode etik yang dilanggar," pungkasnya.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.