26 September 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


Sungai Meluap, Ratusan Rumah Warga Terendam

...

  • ZAMAH SARI
  • 11 September 2017 16:40 WIB

@Istimewa
@Istimewa

SIGLI - Hujan deras melanda Kabupaten Pidie dua hari terakhir menyababkan Sungai Tgk. Chik Di Reubee meluap, Minggu, 10 September 2017, malam. Ratusan rumah warga di Kemukiman Reubee, Kecamatan Delima, Pidie, dilaporkan terendam banjir hingga selutut orang dewasa.

Muhammad Abr, salah seorang tokoh masyarakat Reubee, mengatakan, luapan air sungai itu merendam pemukiman warga di beberapa gampong sepanjang daerah aliran sungai (DAS) sejak pukul 22.00 WIB malam tadi. Air semakin meninggi hingga pukul 04.00, Senin, 11 September, dini hari.

"Ada beberapa gampong yang terendam akibat luapan sungai. Di antaranya, Gampong Neulhop, Jambei, Reuba, Raya Daboih sehingga ratusan rumah warga terendam," kata Muhammad kepada portalsatu.com.

Muhammad menyebutkan, sungai itu meluap karena pintu air irigasi tidak dibuka sehingga debit air terus naik dan sampah kiriman banjir tertumpuk di pintu air. Selain itu, salah satu pintu air rusak sehingga tidak bisa dibuka.

"Seandainya pintu air itu dibuka sore hari ketika melihat cuaca akan hujan, kami yakin pemukiman warga tidak terendam. Ini lebih karena petugas terkait kurang respons," ujar Muhammad yang juga warga Neulhop.

Ia menilai pemerintah daerah melalui petugas dari dinas terkait lamban dalam menyahuti keluhan warga. Padahal, dirinya sudah menghubungi pihak terkait pukul 22:00 WIB ketika debit air mulai naik dan banyak sampah tersangkut di pintu air. Akan tetapi baru pukul 05:00 WIB dini hari tiba alat berat ke lokasi untuk menyingkirkan sampah itu.

"Pemkab lamban menanganinya. Jika dilakukan penanganan setelah dilaporkan, tak akan ada pemukiman warga yang terendam," kata Muhammad.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Apriadi dikonfirmasi portalsatu.com mengatakan, laporan yang ia terima, Gampong Pasar dan Neulhop yang sempat terendam banjir.

"Kami hanya menerima laporan di kawasan pasar saja yang terendam. Jadi kalau pemukiman penduduk lainnya kita belum tahu karena tadi malam kita langsung lakukan pembersihan sampah dengan mengerahkan alat berat," ujarnya.

Ia membenarkan meluapnya sungai akibat pintu air tertutup dan tumpukan sampah yang hanyut dibawa air dari pegunungan. "Begitu pintu air dibuka dan sampah diangkat, airnya langsung surut," kata Apriadi.[]

Editor: IRMANSYAH D GUCI


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.