29 June 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


Tahun 2016, 189 Kasus DBD di Pidie

...

  • ZAMAH SARI
  • 09 January 2017 21:50 WIB

SIGLI - Sepanjang tahun 2016 ditemukan 189 kasus Deman Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Pidie. Kecamatan Mutiara Timur dan Kecamatan Pidie memiliki jumlah tertinggi penderita penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti tersebut.

Kepala Dinkes Pidie, dr. Fajriman menjelaskan, jumlah kasus DBD paling tinggi terjadi pada Januari, Oktober, November dan Desember 2016 yang merupakan musim hujan.

“Musim hujan, air tergenang, sehingga dijadikan tempat nyamuk untuk berkembang biak. Ditambah lagi kurangnya kepedulian masyarakat terhadap pencegahan menjaga kebersihan lingkungan,” kata Fajriman.

Hasil pendataan petugas kesehatan, kata Fajriman, di Kecamatan Mutiara Timur 29 kasus, Pidie 25 kasus, Sigli 19 kasus, Mutiara 12 kasus, Kembang Tanjong 11 kasus, Muara Tiga 11 kasus, Peukan Baro 10 kasus. “Di kecamatan lainnya jumlahnya berada di bawah 10 kasus. Semuanya berhasil ditangani Puskesmas masing–masing,” ujarnya.

Fajriman mengimbau kepada petugas medis di seluruh kecamatan untuk tetap siaga dan terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dengan program 3 M. Yaitu, membersihkan, menguras tempat air dan menutup tempat air.

“Kepada masyarakat kita mengharapkan menggalakkan kembali gotong-royong membersihkan lingkungan, sehingga tidak ada tempat tumbuhnya jentik–jentik nyamuk berbahaya itu,” katanya.[]

Editor: IRMANSYAH D GUCI


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.