26 September 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


Tak Diberi Uang, Anak Bacok Ibu Kandung dengan Parang di Aceh Utara

...

  • CUT ISLAMANDA
  • 09 September 2017 20:00 WIB

Luka bacok dialami Ainsah. @Istimewa
Luka bacok dialami Ainsah. @Istimewa

LHOKSUKON - Ainsah, 50 tahun, warga Gampong Meunasah Teungoh LT, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara dilarikan ke Puskesmas Buket Hagu karena mengalami luka bacok di punggungnya, Sabtu, 9 September 2017, sekitar pukul 15.00 WIB. Wanita paruh baya itu dibacok anak kandungnya menggunakan parang.

Setelah membacok ibunya, Herman, 20 tahun, dilaporkan melarikan diri dan sedang diburu oleh pihak kepolisian. Dia bekerja sebagai pemasang pelaminan pengantin.

"Pukul 14.45 WIB, pelaku meminta uang Rp200 ribu kepada ibunya dengan keperluan untuk membayar utang. Ibunya mengatakan 'tidak punya uang'. Mendengar jawaban ibunya, pelaku geram karena ia yakin ibunya memiliki uang simpanan," ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kapolsek Lhoksukon AKP Teguh Yano Budi dihubungi portalsatu.com

Teguh melanjutkan, karena tidak diberikan uang, Herman mengambil sebilah parang di salah satu sudut dinding rumah. "Pelaku menebas korban dari belakang sehingga mengenai punggungnya. Lalu pelaku kabur ke arah belakang rumahnya. Sementara korban dibawa warga ke Puskesmas. Korban mengalami luka bacok sepanjang 6 centimeter dengan kedalaman 1 centimeter," katanya.

"Kita sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku," pungkas Teguh.[]

Editor: IRMANSYAH D GUCI


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.