21 September 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Tangkap Dua Pria, Tim Polda Aceh Amankan Senjata AK

...

  • PORTALSATU
  • 15 February 2019 15:45 WIB

Barang bukti diamankan polisi dari Nas dan Sul alias Sal. Foto: dok. Polda Aceh
Barang bukti diamankan polisi dari Nas dan Sul alias Sal. Foto: dok. Polda Aceh

BANDA ACEH - Tim Satuan Tugas Penindak Kelompok Kriminal Bersenjata (Satgas KKB) Polda Aceh menangkap dua pria diduga sebagai kelompok kriminal bersenjata asal Aceh Timur. Tim tersebut juga mengamankan barang bukti senjata AK-56.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Ery Apriyono, dalam keterangannya, Jumat, 15 Februari 2019, mengatakan, penangakapan dua pria itu berawal tim Satgas KKB memperoleh informasi keberadaan diduga anggota kelompok bersenjata berinisial Nas (40), warga Desa Buket Kruet, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur. Kemudian tim melakukan pengejaran ke lokasi keberadaan Nas, di Simpang Empat Lhok Nibong, Kecamatan Pante Bidari. Di lokasi itu, tim menemukan Nas.

“Saat akan dilakukan penangkapan yang bersangkutan berhasil melarikan diri dengan meninggalkan satu sepeda motor. Kemudian barang bukti itu diamankan di Polsek Pante Bidari,” kata Ery Apriyono.

Ery menyebutkan, tim kemudian kembali melakukan pelacakan dengan menggunakan peralatan IT terhadap keberadaan Nas hingga berhasil ditangkap di Desa Alue Ie Puteh, Kecamatan Baktia, Aceh Utara. Selanjutnya, tim melakukan pengembangan terhadap Nas. Dari pengakuan Nas, tim berhasil mengamankan pria berinisial Sul alias Sal alias Ap,(38), warga Desa Alue Ie Mirah Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur. Menurut Ery, Sul merupakan saudara kandung Nas.

“Hasil pemeriksaan kedua tersangka, (tim) berhasil mengamankan barang bukti yang ditemukan di rumah istri pertama tersangka Sul alias Sal berupa satu pucuk senpi jenis AK-56, 64 butir amunisi kaliber 7,56,” ungkap Ery.

Ery menambahkan, hasil pengembangan pemeriksaan tersangka Nas, tim Satgas KKB menemukan barang bukti lainnya di rumah Nas. Di antaranya, baju jubah warna putih, kain surban warna hijau dan kain surban warna hitam. "Tersangka Nas diduga terlibat pada saat upacara deklarasi 'Kerajaan Islam Aceh Darussalam'," katanya.

“Saat ini kedua tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polres Aceh Timur guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” ujar Kabid Humas Polda Aceh itu.[](Khairul Anwar/rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.