29 September 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


"Tanpa Kekuatan Politik di Parlemen, Pemimpin Aceh Berjalan Sebelah Kaki"

...

  • CUT ISLAMANDA
  • 11 January 2017 19:20 WIB

Kampanye rapat umum Paslon Bupati/wakil Bupati Aceh Utara, Cek Mad - Sidom Peng di lapangan Landing, Gampong Alue Drien, Lhoksukon, Rabu, 11 Januari 2017. @PORTALSATU.COM/CUT ISLAMANDA
Kampanye rapat umum Paslon Bupati/wakil Bupati Aceh Utara, Cek Mad - Sidom Peng di lapangan Landing, Gampong Alue Drien, Lhoksukon, Rabu, 11 Januari 2017. @PORTALSATU.COM/CUT ISLAMANDA

LHOKSUKON - Pemimpin Aceh yang tidak memiliki kekuatan politik di parlemen, seperti orang berjalan sebelah kaki. Bisa berjalan, tetapi lambat dan sulit memajukan daerah dan rakyat Aceh.

Hal itu disampaikan M. Nasir Djamil, anggota DPR RI asal Aceh dalam orasinya di kampanye rapat umum paslon Bupati/Wakil Bupati Aceh Utara Cek Mad - Sidom Peng di Lapangan Landing, Gampong Alue Drien, Lhoksukon, Rabu, 11 Januari 2017, sore.

Saat berorasi di atas panggung utama, Nasir Djamil didampingi anggota DPD RI asal Aceh Sudirman alias Haji Uma dan Fachrul Razi.

"Seluruh pengurus Partai Aceh adalah pilar untuk menjaga perdamaian bagi Aceh," ujar Nasir.

Menurut Nasir, Aceh ingin jadi daerah yang maju dan sejahtera. "Jika rakyat Aceh ingin maju dan sejahtera, maka  butuh dukungan politik di parlemen dan itu dimiliki Partai Aceh yang didukung sejumlah partai nasional," katanya.

Di akhir orasi, Nasir mengucapkan "Saleum Pang-5", yang diikuti massa dengan mengangkat lima jari tangan ke atas.[]

Editor: THAYEB LOH ANGEN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.