22 May 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Terbang ke Solo Usai Dikukuhkan, Ini Penjelasan Zubir HT Wakil Ketua DPRK Aceh Utara

...

  • CUT ISLAMANDA
  • 06 October 2018 16:30 WIB

Zubir HT., mengucapkan sumpah jabatan saat dikukuhkan sebagai Wakil Ketua DPRK Aceh Utara dalam rapat paripurna istimewa di gedung dewan, 2 Oktober 2018. @portalsatu.com
Zubir HT., mengucapkan sumpah jabatan saat dikukuhkan sebagai Wakil Ketua DPRK Aceh Utara dalam rapat paripurna istimewa di gedung dewan, 2 Oktober 2018. @portalsatu.com

LHOKSEUMAWE - Wakil Ketua II DPRK Aceh Utara, Zubir HT., memberikan penjelasan tentang kunjungan tim pansus dewan kabupaten ini ke Solo, Jawa Tengah, untuk belajar Tata Tertib DPRD sesuai PP Nomor 12 Tahun 2018. Zubir HT., menulis penjelasan di dinding akun Facebook Zoebir Ht., miliknya, Sabtu, 6 Oktober 2018, sekitar pukul 11.35 WIB.

Baca juga: Delapan Anggota DPRK Aceh Utara Terbang ke Solo, Ada Apa?

Zubir HT., memberi judul 'catatan kecil' untuk penjelasannya itu. Ia mengizinkan portalsatu.com mengutip penjelasannya tersebut untuk diberitakan. Berdasarkan penjelasan Zubir, tim Pansus Penyusunan Tata Tertib DPRK Aceh Utara sempat mengalami "tantangan" dengan tidak tersedianya dana perjalanan dinas untuk terbang ke Solo (Surakarta).

Lihat pula: Anggota DPRK Aceh Utara Belajar Tatib ke Solo, Pasee Institute: Cara Dewan Melancong Gratis

Pansus DPRK kemudian mencari "solusi" kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Aceh Utara soal dana perjalanan dinas ke Solo. Ternyata TAPD "menggelengkan kepala" sehingga menjadi "gelap" bagi pansus. Namun, hal itu tidak mematahkan semangat pansus. Tim pansus tetap terbang ke Solo menggunakan uang dari "kantong mereka".

Baca juga: BEM Unimal: Dewan Aceh Utara, Mengapa Belajar Tatib Sampai ke Solo?

Berikut penjelasan Wakil Ketua II DPRK Aceh, Zubir HT., yang ditulis di dinding akun Facebook Zoebir Ht., dikutip portalsatu.com seutuhnya:

Catatan Pagi

"Orang-orang yang melontarkan kritik bagi kita pada hakikatnya adalah pengawal jiwa kita, yang bekerja tanpa bayaran"

Dalam sebuah perjalanan awal dan akhir adalah sama, sama ketika Ikhlas menjadi acuan, dan kerja sebagai ibadah.

PP 12 Tahun 2018 yang ditandatangani presiden jokowi april lalu menjadi landasan baru penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota) dan bagi DPRK Aceh Utara hanya menyisakan waktu paling lama 3 minggu kedepan sebelum dateline.

Proses penyusunan harus melalui mekanisme konsultasi ke berbagai pihak, termasuk berangkat ke kab/kota y sudah menyelesaikan penyusunan tatib untuk menyelaraskan konsep penyusunan agar tidak menyalahi ketentuan ketentuan.

2 Minggu sebelum memutuskan berangkat ke solo, melalui paripurna y sah 10 anggota DPRK aceh utara ditetapkan sebagai Anggota Pansus tatib tsb, dalam waktu y sangat singkat para anggota pansus tersbut langsung bekerja, melakukan kajian dan perencanaan termasuk mencari informasi kabupaten kota mana yang penyusunan tata tertib nya hampir rampung, beberapa diantaranya adalah kota medan, surakarta dan deli serdang.

Dan ternyata untuk kota medan proses penyusunan tatib baru tahap awal yang minggu sebelumnya juga baru kembali dari jawa tengah, sedangkan deli serdang pada waktu yang bersamaan akan berkonsultasi dengan pemerintah sumut.

Setelah tim pansus memutuskan untuk melakukan kunjungan kerja ke surakarta minggu ini, tantangan baru pun muncul, yaitu ketidak tersedianya anggaran untuk melakukan perjalanan dinas (Pansus).

Menyikapi hal tersbut tim pansus Kemudian menggelar pertemuan dengan TAPD aceh utara, untuk mencari alternatif2 yang memungkinkan.

Hasil pertemuan ternyata belum menemui titik terang, sehingga tim pansus termasuk saya harus mencari alternatif lain.

Dalam rapat terakhir, melalui kesepakatan bersama beberapa anggota pansus bersepakat tetap melaksanakan perjalanan kerja ke kota solo dengan menggunakan sumber anggaran pribadi agar proses penyusunan tatib tidak terhenti.

Hari ini tahap awal penyusunan Tatib telah berjalan, kamis lalu selama hampir 5 jam kami menggelar rapat bersama dengan dprd kota surakarta dan DPRD Kabupaten Bayuwangi yang pada waktu yang sama juga melaksanakan kunjungan kerja terkait perubahan tatib ke kota surakarta.

Pertemuan ke dua dengan bagian hukum kantor walikota surakarta.

Saat keringat masih basah, dan upaya untuk menghemat dana kami langsung bertolak pulang ke aceh agar tahapan selanjutnya dapat berjalan pada minggu kedua.

Bagi kami, ini bukan masalah berapa harga yang kami peroleh, bukan masalah seberapa jauh kami harus berjalan, tapi bagi kami Kewajiban Adalah Ibadah.

Rasa syukur y mendalam ketika banyak elemen y mengkritik keberangkatan kami ke surakarta, setidaknya beberapa tahap lagi kedepan y harus kami kerjakan akan mendapat dukungan y lebih serius dari berbagai pihak.

Wassalam.


Baru dikukuhkan

Untuk diketahui, Zubir HT., berangkat ke Solo saat ia baru selesai dikukuhkan (diresmikan) sebagai Wakil Ketua II DPRK Aceh Utara Pengganti Antarwaktu (PAW) menggantikan almarhum H. Saifuddin dari Partai NasDem. Pengukuhan dengan pengucapan sumpah jabatan Zubir sebagai Wakil Ketua DPRK itu dilaksanakan dalam rapat paripurna istimewa DPRK di gedung dewan setempat, 2 Oktober 2018.

"Iya, saya dilantik Selasa pagi, malamnya langsung berangkat," ujar Zubir menjawab portalsatu.com via telepon seluler, Sabtu, 6 Oktober 2018.

Zubir juga mengakui, saat ia bersama tujuh anggota DPRK Aceh Utara terbang ke Solo, sebagian masyarakat Kecamatan Matangkuli masih dalam suasana mengalami banjir. Zubir adalah anggota dewan yang berasal dari kecamatan itu.

"Saya kan sudah konfirmasi ke lapangan. Kalau banjir di Matangkuli kita kan rutinitas. Yang kita antisipasi kan dampaknya saja. Misalkan ada yang terimbas atau mengungsi, itu kita waspadai," kata Zubir.

Zubir menambahkan, "Pada saat saya mau berangkat, saya pastikan lagi. Saya memang berangkat dari Matangkuli. Saya turun ke lapangan, setelah pelantikan (sebagai Wakil Ketua DPRK) saya ke Matangkuli, saya mutar lihat keadaan, sore itu (Selasa) airnya sudah mulai surut. Setelah memastikan airnya surut, saya langsung berangkat," ujarnya.

"Ini (hari ini/Sabtu) saya sedang dalam perjalanan pulang dari Medan. Informasi yang saya terima, banjir sudah kembali merendam rumah warga di belasan gampong yang ada di Matangkuli. Mungkin nanti malam saya sudah di Matangkuli dan akan memantau langsung ke lokasi banjir," kata Zubir HT.[](idg)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.