23 October 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Terdakwa Pembunuh Bidan Dituntut Hukuman Mati

...

  • ZAMAH SARI
  • 09 April 2018 19:45 WIB

@Zamah Sari
@Zamah Sari

SIGLI - Hamdani (45), terdakwa perkara pembunuhan bidan Nursiah (42) yang merupakan istrinya, dituntut hukuman mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Negeri Pidie, Senin, 9 April 2018.

Tuntuan dibacakan tiga JPU, Yudha, S.H., Aulia, S.H., dan Dahnir, S.H. Sidang itu, dipimpin Ketua Majelis Hakim, Budi Sunanda, S.H., M.H., didampingi dua Hakim Anggota, Zainal Hasan, S.H., M.H., dan Samsul Maidi, S.H. Terdakwa Hamdani hadir didampingi penasihat hukumnya, Sanusi Hamzah, S.H.

"Terdakwa secara sah dan meyakinkan menurut hukum terbukti melakukan tindak pidana dengan kekerasan pembunuhan terhadap Nursiah dan merampas harta benda korban. Terdakwa melanggar pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan,"  kata JPU Yudha saat membacakan tuntutan.

Setelah mendengar tuntutan JPU, Penasihat Hukum Terdawa, Sanusi Hamzah menyampaikan  pembelaan secara lisan. Ia memohon kepada majelis hakim agar memberikan keringanan hukuman terhadap kliennya. Sanusi mengatakan, selama ini kliennya mengikuti persidangan dengan tertib.

"Klien saya mengakui perbuatannya secara jujur dan dia juga mengaku sangat menyesali perbuatan yang telah dilakukan. Jadi saya memohon kepada majelis hakim untuk memberikan keringanan dari tuntutan hukuman mati," kata Sanusi.

Namun, JPU tetap pada tuntutannya. Akhirnya majelis hakim menetapkan bahwa sidang dengan agenda pembacaan putusan terhadap terdakwa akan dilaksanakan dua pekan mendatang.

Diberitakan sebelumnya, Hamdani dilaporkan membunuh istrinya, Nursiah di rumahnya, Gampong Beulangong Basah, Kecamataan Mutiara Timur, Pidie pada pengujung Agustus 2017. Hamdani sempat kabur ke Pulau Jawa dan akhirnya berhasil ditangkap oleh polisi, 29 Oktober 2017.[]

Editor: IRMANSYAH D GUCI

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.