21 August 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Terima 8 Pucuk Senjata Api dari Masyarakat, Ini Kata Pangdam IM

...

  • ANTARA
  • 03 January 2019 17:25 WIB

Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko (dua kanan) menerima senjata api yang diserahkan warga di Mako Denitel, Banda Aceh, Kamis (3/1/2019). Foto: ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko (dua kanan) menerima senjata api yang diserahkan warga di Mako Denitel, Banda Aceh, Kamis (3/1/2019). Foto: ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

BANDA ACEH - Panglima Kodam Iskandar Muda (IM), Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko, menerima delapan pucuk senjata api standar laras panjang dan pistol serta amunisi ekskonflik Aceh, yang diserahkan masyarakat, Kamis, 3 Januari 2019.

Delapan pucuk senjata api standar yang diserahkan itu yakni tiga pucuk jenis SS1, masing-masing satu pucuk jenis AK 101, dan M16, dua pucuk jenis karaben, serta sepucuk pistol revolver, dan 10 magasin dan 800 butir amunisi.

Pangdam IM, Teguh Arief Indratmoko, mengatakan, penyerahan senjata api bekas konflik itu atas kesadaran masyarakat. "Dalam suasana damai saat ini,  dan  tumbuhnya kepercayaan kepada TNI, khususnya Kodam Iskandar Muda sehingga dengan kesadaran sendiri mau menyerahkan senjata tersebut. Dan mereka kita angkat menjadi keluarga  Kodam Iskandar Muda," kata Teguh Arief di Markas Detasemen Intel  Kodam IM, di Banda Aceh

Teguh berharap, jika masih ada senjata api  di tangan masyarakat agar segera diserahkan kepada aparat keamanan. Suasana tertib seperti saat ini di Aceh, masyarakat sipil tidak diperkenankan memiliki senjata api.

"Bagi yang masih menyimpan, kemudian menyerahkan kepada kami (TNI) dengan kesadaran sendiri maka kita jamin keamanannya dan tidak diproses," kata Teguh.

Ditanya soal keamanan di Aceh menjelang Pemilu 2019, Pangdam IM menegaskan, situasinya hingga saat ini tetap kondusif dan terkendali.

Pangdam IM  juga mengimbau masyarakat untuk memberikan informasi kepada TNI jika ada hal-hal yang mencurigakan di lingkungannya masing-masing.

Dua pria yang menyerahkan delapan pucuk senjata api itu menggunakan sebo. Senjata api standar itu diserahkan setelah dilakukan penggalangan yang dipimpin Komandan Kelompok Bantuan Khusus (Danpok Bansus) Den Intel Kodam IM, Kapten Inf Luki Pardianto.

Ikut mendampingi Pangdam pada penyerahan senjata api dari masyarakat itu antara lain Asop Kodam IM, Kolonel Inf Wawan Erawan, Asintel Kolonel Inf Azwar Usman, Aspers Kodam IM, Kolonel Inf Agung Gunawan, Danden Intel Kodam IM, Letkol Hasanul Arifin Siregar .

Reporter: Azhari.[]Sumber: aceh.antaranews.com

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.