29 October 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Terima Audiensi GRF, Wali Nanggroe: Masyarakat Pinggiran Hutan Harus Tersejahterakan

...

  • PORTALSATU
  • 07 September 2020 21:45 WIB

Foto: QM
Foto: QM

BANDA ACEH – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar meminta agar Pemeritntah Aceh, terutama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh serius memberikan kontribusi kepada masyarakat pinggiran hutan. Terutama bagi pemegang izin perhutanan sosial, sehingga kehidupan ekonomi mereka tersejahterakan.

Hal itu disampaikan Wali Nanggroe saat menerima audiensi pengurus Get Response Foundation (GRF) Aceh di Meuligoe Wali Nanggroe, Aceh Besar, Senin, 7 September 2020.

“Ini menjadi pekerjaan ruman bagi kita semua, bagaimana masalah hutan maupun konflik teritori bisa terselesaikan, sehingga hutan yang ada di Aceh ini betul-betul dikelola dengan baik dan pemanfataanya untuk masyarakat Aceh,” kata Wali Nanggroe menanggapi sejumlah permasalah disampaikan GRF Aceh. 

Koordinator GRF Aceh, T. Maulizar, menjelaskan kunjungan pihaknya menjumpai langsung Wali Nanggroe antaralain untuk berkoordinasi dan konsultasi terkait permasalah perhutanan sosial di Aceh. 

Menurut T. Maulizar, program perhutanan sosial merupakan rumusan yang positif bagi masyarakat pinggiran hutan jika dijalankan dengan benar. “Pemerintah sudah memberikan akses kepada masyarakat pinggiran hutan, tinggal bagaimana program ini tepat sasaran sehingga dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat,” kata T. Maulizar didampingi Junnatan Amin. 

Perlu diketahui, perhutanan sosial merupakan agenda Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Perhutanan sosial adalah sistem pengelolaan hutan lestari yang dilaksanakan dalam kawasan hutan negara atau hutan adat, yang dilaksanakan masyarakat setempat untuk meningkatkan kesejahteraannya. Program ini bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui mekanisme pemberdayaan dan tetap berpedoman pada aspek kelestarian hutan. 

“Ini harus diawasi bersama, dengan diperkuat manajemen yang baik, perhutanan sosial akan mampu memberikan kesejarahteraan bagi masyarakat pinggiran hutan, dan hutan tetap terjaga,” kata T. Maulizar.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.