20 October 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Terkait Isu Penculikan Anak, Ini Penjelasan KBO Reskrim Abdya

...

  • PORTALSATU
  • 10 October 2018 13:30 WIB

KBO Satuan Reskrim Polres Abdya, Aiptu Hirzon. @portalsatu.com/Suprian
KBO Satuan Reskrim Polres Abdya, Aiptu Hirzon. @portalsatu.com/Suprian

BLANGPIDIE – Kaur Bin Ops (KBO) Satuan Reskrim Polres Aceh Barat Daya (Abdya), Aiptu Hirzon, S.E., menyatakan, tidak ada penculikan anak di wilayah hukumnya sebagaimana yang beredar di media sosial (medsos), Selasa/kemarin.

“Berita penculikan anak Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Jeumpa yang sempat viral di medsos, itu tidak benar, hanya salah paham saja,” kata Hirzon saat dikonfirmasi portalsatu.com terkait kebenaran isu tersebut, Rabu, 10 Oktober 2018.

Sebelumnya, warga Abdya terutama ibu-ibu rumah tangga sempat merasa resah dengan beredarnya informasi di medsos bahwa murid  MIN Jumpa diculik oleh wanita remaja.

Hirzon menjelaskan, setelah diselidiki, remaja putri yang dicurigai hendak menculik anak-anak tersebut ternyata berinisal NSR (14), warga Desa Keude Manggeng, yang juga salah seorang siswi SMA di Abdya.

“Kalau kita tengok dari kejiwaannya, siswa itu sepertinya keterbelakangan mental,” kata Hirzon.   

Hirzon mengatakan, kemarin pagi NSR naik anggkot dari Manggeng menuju kota Blangpidie dengan tujuan main-main. Selanjutnya ke wilayah Alu Sungai Pinang, berjarak sekitar 10 kilometer dari Ibu Kota Abdya.

“Setelah tiba di sana pelajar itu langsung masuk ke halaman sekolah MIN Jumpa itu. Kemudian guru-guru di sana curiga, lalu bertanya mau kemana. Dijawab mau jemput kawan, anak itu.”

“Kemudian ditanya lagi siapa kawannya, ditunjuk murid-murid yang bermain di halaman madrasah. Lalu, guru tanya lagi, siapa nama yang kamu tunjuk itu, dia ngak bisa jawab lagi,” ujar Hirzon.

Kecurigaan guru madrasah tersebut semakin bertambah hingga akhirnya remaja tersebut dilaporkan kepada masyarakat, kemudian dibawa ke Polsek Blangpidie untuk diperiksa.

“Berhubung di Polsek Blangpidie tidak ada polwan, maka dibawa ke mapolres untuk diminta keterangan. Selanjutnya kita serahkan pada kedua orangtuanya,” ujar Hirzon.[](Suprian)

Editor: portalsatu.com


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.