20 January 2021

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ternyata Ada Makam Sultan Pasai di Hamparan Perak

...

  • PORTALSATU
  • 10 November 2020 23:00 WIB

Foto: dok. Cisah
Foto: dok. Cisah

MEDAN - Tim Ekspedisi Pelacakan Sultan Sumatra Pasai menemukan makam salah satu Sultan Pasai di kompleks pemakaman kuno Desa Klambir Lima Kampung, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. 

Tim ekspedisi itu dari Center for Information of Samudra Pasai Heritage (Cisah) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara, dibantu Masyarakat Peduli Sejarah Aceh (Mapesa). Mereka melakukan pelacakan jejak Sultan Sumatra (Samudra) Pasai di Hamparan Perak, Kamis-Selasa, 5-10 November 2020.

Ketua Cisah, Abdul Hamid, mengatakan pelacakan itu menindaklanjuti informasi diberikan Dr. Supayitno, sejarawan sekaligus Ketua Prodi Magister Sejarah Universitas Sumatera Utara (USU) tentang keberadaan sebuah kompleks makam kuno di Klambir Lima Kampung, Hamparan Perak, Deli Serdang.

"Informasi dalam bentuk foto tersebut terlihat beberapa batu nisan bertipologi era Kesultanan Sumatra Pasai dalam kondisi sangat memprihatinkan. Keadaan nisan makam-makam itu terpecah dalam kepingan-kepingan (fragmen) yang berhamburan di kompleks pemakaman," ujar Abdul Hamid akrab disapa Abel Pasai, Selasa sore. 

Berbekal informasi tersebut, tim Cisah bekerja sama dengan Disdikbud Aceh Utara bertolak ke Deli Serdang untuk peninjauan dan pelacakan jejak tinggalan arkeologis yang berhubungan langsung dengan zaman Sumatra Pasai. Tim ekspedisi dari Aceh Utara ini memberikan fokus konsentrasi di kawasan Hamparan Perak, terutama di kompleks makam yang telah diinformasikan tersebut. Dibantu tim Mapesa dari Banda Aceh, Cisah melakukan pembersihan dan penataan batu nisan-batu nisan di kompleks makam tersebut yang sudah berserakan, terpecah, dan terbenam ke dalam tanah.

"Dari sekitar 100 fragmen yang terkempul di lokasi, terdapat bebarapa fragmen yang memliki inskripsi didapatkan beberapa tulisan. Tim mengidentifikasi bahwa ada informasi sangat berharga terpahat di 'puzzle' batu nisan yang sudah sulit untuk dirangkai kembali itu. Salah satu fragmen nisan yang terbuat dari batu andesit tersebut ditemukan terpahat kata 'As-Sultan'….," ungkap Abel Pasai.

Informasi diperoleh tim Cisah menyebutkan Drs. Lucas Partanda Koestoro, DEA., Arkeolog lulusan Eropa, pernah meninjau keberadaan makam itu tahun 2010 bersama Drs. Dani Hapianto, yang kala itu menjabat Kabid Kebudayaan di Deli Serdang.

Mengingat informasi tinggalan yang sangat penting ini, tim Cisah dan pengelola Museum Islam Samudra Pasai di Aceh Utara menghubungi pihak BPCB Aceh-Sumut untuk sesegera mungkin melakukan tindakan penyelamatan.

Sekretaris Dinas Porabudpar Deli Serdang, Dani Hapianto, yang ikut mendampingi tim Cisah ke lokasi, mengharapkan situs itu segera direkomendasikan sebagai situs cagar budaya dilindungi undang-undang.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2021 All Rights Reserved.