24 September 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Tersetrum Kabel Listrik MIlik PLN, Dua Warga Meninggal

...

  • MHD SAIFULLAH
  • 11 March 2018 08:00 WIB

BANDA ACEH - Dua warga Gampong Lam Kawee, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, meninggal dunia akibat tersetrum listrik, Kamis (8/3), sekitar pukul 17.00 WIB. 

Adapun kedua korban bernama Wahyu Fadrin (36) dan Nazarudin (25).

Kapolresta Banda Aceh, AKBP Trisno Riyanto melalui Kapolsek Darul Imarah, AKP Agus Priadi, mengatakan, peristiwa itu terjadi di saat keduanya sedang bekerja memasang kanopi di sebuah rumah milik warga bernama Said Thaha (50), warga gampong setempat.

"Saat itu keduanya sedang mengelas kanopi depan pemilik rumah, korban Nazarudin memegang besi sepanjang kurang lebih 6 meter," kata Agus, saat dikonfirmasi, Sabtu (10/3).

Dia menyampaikan, ketika sedang mengerjakan pekerjaannya, tanpa disadari Nazaruddin memegang besi yang bersentuhan dengan kabel tidak terbalut (telanjang) serta berkekuatan tinggi sehingga menyebabkan keduanya tersengat listrik dan tidak sadarkan diri.

"Warga yang mengetahui hal itu pun langsung membawa keduanya ke Rumah Sakit Umum Meuraxa untuk mendapatkan penanganan medis," jelas Agus.

"Sekitar dua jam kemudian, korban Nazaruddin dinyatakan meninggal dunia, korban dikebumikan di kampung halamannya kemarin," jelasnya lagi.

Agus mengungkapkan, keesokkan harinya (hari ini) korban kedua bernama Wahyu Fadrin mengembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 12.00 WIB. Korban dibawa pulang pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman di kampung halamannya.

"Kedua Korban yang meninggal dunia mengalami luka bakar 60 persen, korban Wahyu Fadrin bahkan sempat terjatuh dari pagar saat tersetrum," ungkap Agus.

Adapun dugaan sementara, penyebab keduanya tersengat listrik akibat rendahnya kabel listrik bertegangan tinggi milik PLN.

"Keduanya tersetrum karena terlalu rendahnya kabel listrik bertegangan tinggi (kabel telanjang) milik PLN yang berada dekat dengan areal pemasangan kanopi itu," ungkapnya lagi.

Kapolsek Darul Imarah itu menyebutkan, hingga sampai saat ini, kabel listrik milik PLN tersebut masih belum dibenahi.[] (*sar)

Editor: THAYEB LOH ANGEN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.