31 March 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Terungkap Motif Pembunuhan Wanita yang Jasadnya Ditemukan di Gunung Paro

...

  • PORTALSATU
  • 19 December 2019 22:10 WIB

Foto: Khairul Anwar
Foto: Khairul Anwar

BANDA ACEH – Polisi menangkap dua tersangka pembunuhan terhadap Baliana Sirait (55), warga Gampong Lamtheun, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar. Polisi menyebut motif pembunuhan tersebut terkait persoalan utang.

Mulanya, jasad perempuan diduga korban pembunuhan yang belakangan diketahui bernama Baliana Sirait ditemukan di pinggir jalan kawasan Gunong Paro Gampong Layeun, Kecamatan Leupeung, Aceh Besar, 10 Desember lalu.  Personel Polresta Banda Aceh dan Polres Aceh Besar di-back-up Polda Aceh kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap dua tersangka.

Kedua tersangka berinisial CM (43), wanita warga Desa Geugajah, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, dan YS alias Nahdi (48), pria asal Sabang. CM ditangkap di Aceh Besar dan YS diringkus di Sabang oleh tim gabungan Subdit III Jatanras Dit. Reskrimum dan tim IT Dit. Reskrimsus Polda Aceh, Polresta Banda Aceh, Polres Aceh Besar dan Polres Sabang.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto saat konferensi pers di Mapolresta, Kamis, 19 Desember 2019, menjelaskan kasus pembunuhan itu berawal dari persoalan utang antara tersangka CM dan korban. Tersangka itu mengaku tersulut emosi lantaran korban sering merepet dan marah-marah saat menagih utang, sehingga CM merencanakan pembunuhan itu di rumahnya, 4 Desember lalu, sekitar pukul 11.30 WIB.

Adapun kronologi pembunuhan itu, CM menelepon korban untuk datang ke rumahnya. Setelah berbincang-bincang dengan korban di dalam rumah itu, CM lalu pergi ke halaman belakang mengambil lesung kayu. 

“Kemudian pelaku memukul korban di kepala bagian belakang hingga korban jatuh di lantai. Saat jatuh itu, korban sempat berkata ‘Allahu Akbar, Allahu Akbar, tolong-tolong’,” ujar Kapolresta mengutip keterangan tersangka.

Setelah korban tumbang ke lantai, tersangka YS keluar dari kamar CM, lalu membekap mulut korban. Selanjutnya CM memukul korban di bagian dada, pinggang, dan kaki. 

“Untuk memastikan apakah korban tewas atau tidak, YS mengambil kawat yang telah disediakan oleh pelaku dan melilitnya di leher korban. Akhirnya korban meninggal dunia. Setelah itu, pelaku (CM) meminjam becak milik tetangganya, kemudian jasad korban di buang ke Gunung Paro,” ujar Kapolresta.

Selain menangkap kedua tersangka, tim gabungan juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sepeda motor milik tersangka dan becak yang digunakan untuk membuang jasad korban. Kedua tersangka dijerat pasal 335 jo Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan. "Terancam hukuman penjara seumur hidup," kata Kapolresta Banda  Aceh Trisno Riyanto.

Penulis: Khairul Anwar

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.