26 April 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Teuku Riefky Salurkan Beasiswa Program Indonesia Pintar

...

  • JAUHARI SAMALANGA
  • 11 January 2018 11:40 WIB

BLANGPIDIE - Anggota DPR RI Teuku Riefky Harsya, sejak Januari 2018 telah menyalurkan 60 ribu lebih beasiswa Program Indonesia Pintar yang ia perjuangkan melalui Kemendikbud. Beasiswa ini ditujukan untuk pelajar mulai dari tingkat SD hingga SMA/SMK di 15 kabupaten kota di daerah pemilihan Aceh 1 meliputi Pidie Jaya, Pidie, Aceh Besar, Banda Aceh, Sabang, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Subulussalam, Simeulue, Aceh Tenggara, Singkil dan Gayo Lues.

Menurut Teuku Riefky, berdasarkan Undang-Undang MD3 bagi anggota DPR RI meiliki kewenangan menyalurkan aspirasinya di dapil masing-masing.

"Saat ini kami menyalurkan dana beasiswa Program Indonesia Pintar kepada 60 ribu siswa-siswi di 15 kabupaten kota," ujar Riefky di hadapan ratusan siswa-siswi penerima beasiswa PIP, guru pendamping, orang tua siswa, pendidik, dan Wakil Ketua DPRK Abdiya Romi Syah Putra, di peluncuran dan penyerahan beasiswa PIP secara simbolis di halaman sekolah SMK Negeri I Abdiya, kecamatan Susoh, Selasa, 9 Januari 2017.

Saat ini kata Riefky, ada sekitar 5.800 siswa/i Abdya mendapat SK beasiswa PIP dari perjuangan aspirasinya di DPR Senayan. "Abdya termasuk kabupaten yang terbanyak siswa/i nya yang menerima SK beasiswa PIP. Semoga anak-anak kita bisa memanfaatkan dana tersebut yang bervariasi jumlahnya berdasarkan jenjang pendidikan sekolah, untuk peningkatan mutu dan kualitas proses belajar atau menuntut ilmu di sekolah masing-masing. Harapan kita bersama, anak-anak didik kita semua dapat menjadi anak-anak yang shaleh dan berbakti kepada orang tuanya. Serta manusia-manusia yang berpendidikan tinggi," jelas Reifky.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala SMKN 1 Susoh, Rusliana S.Pd, mengapresiasi perjuangan dan aspirasi Teuku Riefky Harsya, khususnya kepada anak-anak didik di sekolahnya.

Rusliana juga menyempatkan diri menyampaikan uneg-uneg mewakili dewan guru dan komite sekolah SMKN I Susoh, terkait sangat terbatasnya sarana transportasi bus sekolah yang tersedia di Susoh yang melayani anak-anak didiknya saat berangkat dan pulang sekolah.

"Sekolah kami dalam waktu terakhir ini menjalankan kurikulum 2013 di antara waktu belajar hingga pukul empat sore. Anak-anak didik kami masih banyak sekali yang menggunakan transportasi bus umum untuk berangkat dan pulang dari sekolah. Namun saat ini kami saksikan anak-anak siswa banyak yang bergantungan di bus angkutan. Ini sangat membahayakan siswa. Jadi mohon diadakan tambahan bus sekolah, yang dapat digunakan oleh siswa/i SMKN I Susoh dan siswa/i sekolah di Susoh lainnya."

Menanggapi uneg-uneg tersebut, Wakil Ketua DPRK Abdya dari Fraksi Demokrat, Romi Syah Putra, secara langsung dalam forum resmi tersebut mengatakan pihaknya akan mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara pihaknya Pimpinan DPRK dengan perwakilan sekolah-sekolah di Susoh. "Akan kita gelar RDP sekitar awal Februari, InsyaAllah."

"Tahun 2018 Abdya memiliki APBK sekitar 1,1 triliun, dana ini memang sangat terbatas untuk penambahan pengadaan seperti bus sekolah. Namun kita bisa memperjuangkan melalui Gubernur Irwandi dan Wagub Nova Iriansyah, serta mitra kerja di DPR Aceh dan DPR RI Senayan, khususnya melalui Bapak Teuku Riefky Harsya yang saat ini mendapat kepercayaan kewenangannya sebagai Pimpinan Badan Anggaran (Banggar)," kata Romy, melalui siaran pers.[]

Editor: IHAN NURDIN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.