25 February 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Tiga Penzina dicambuk 100 kali

...

  • PORTALSATU
  • 03 October 2019 22:00 WIB

Foto: Zamah Sari
Foto: Zamah Sari

SIGLI - Tiga dari empat terpidana jarimah zina dicambuk masing-masing 100 kali di halaman Masjid At-Taqwa,  Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, Kamis, 3 Oktober 2019. Seorang terpidana lainnya belum bisa menjalani hukuman cambuk karena baru melahirkan.

Selain terpidana jarimah zina, Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Pidie juga mengeksekusi hukuman cambuk terhadap tujuh pelanggar Qanun Hukum Jinayat lainnya. Yakni, lima terpidana maisir dan dua pelaku khalwat.

Adapun tiga penzina yang dicambuk berinisial MRS (24), warga Aceh Utara dan pasangannya, ERZ (32), warga Glumpang Tiga, Pidie.  Terpidana perkara zina lainnya AYB (46), warga Kecamatan Glumpang Baro, Pidie. Sedangkan pasangannya, ASY (42), juga warga Glumpang Baro, terpaksa ditunda eksekusi cambuk karena baru melahirkan.

Berdasarkan putusan Makamah Syariah Sigli, kedua pasangan itu melanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Selain pelaku zina, algojo juga mencambuk SYK (36), warga Kecamatan Sakti, bersama pasangannya ANT (38), warga Padang Tiji, Pidie. Pasangan ini dicambuk masing-masing 23 kali sesuai putusan Makamah Syariah Sigli karena terbukti melakukan jarimah ikhtilath (bermesraan di tempat sunyi tanpa ikatan nikah).

Sementara empat pelaku maisir terbukti main judi domino di Terminal Terpadu, Sigli, yakni NRD (53), warga Kota Sigli, SBN (42), warga Pidie, FJA (34), warga Langsa, dan MRD (46), warga Pidie. Mereka dicambuk 24 kali setelah dipotong masa tahanan masing-masing 1 kali.

Satu terpidana jarimah maisir sebagai agen buntut (togel), MKS (63), warga Pidie, dicambuk 12 kali setelah dipotong masa tahanan 1 kali.

Kajari Pidie melalui Kasi Datun sebagai Ketua Tim JPU, Teuku Tarmizi, S.H., kepada portalsatu.com di sela-sela pelaksanaan hukuman cambuk itu mengatakan, seharusnya ada 11 terpidana yang dieksekusi. Namun, seorang di antaranya terpaksa ditunda karena sedang melahirkan.

"Untuk hari ini, kita mengeksekusi 10 terpidana pelanggar Qanun Hukum Jinayat yang telah ada putusan Mahkamah Syariah," ujarnya.[]

Penulis: Zamah Sari

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.