21 October 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Tim BKSDA Aceh Selamatkan Beruang Madu Terjerat di Negeri Antara

...

  • PORTALSATU
  • 03 September 2019 15:50 WIB

Beruang Madu (Helarctos malayanus) yang terkena jerat di area perkebunan masyarakat di Desa Negeri Antara Km 41 Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, Senin, 2 September 2019. Foto: BKSDA Aceh
Beruang Madu (Helarctos malayanus) yang terkena jerat di area perkebunan masyarakat di Desa Negeri Antara Km 41 Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, Senin, 2 September 2019. Foto: BKSDA Aceh

BANDA ACEH – Tim BKSDA Aceh bersama PKSL FKH Unsyiah dan personel Polres Bener Meriah menyelamatkan seekor Beruang Madu (Helarctos malayanus) yang terkena jerat babi di area perkebunan masyarakat Dusun Dataran Diana, Desa Negeri Antara Km 41, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, Senin, 2 September 2019.

“Upaya penyelamatan ini diawali laporan Babinkamtibmas Desa Negeri Antara dan Camat Pintu Rime Gayo terkait adanya seekor Beruang Madu yang terkena jerat, Senin, 2 September 2019,” kata Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo, S.Hut., M.Si., melalui Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Lhokseumawe, Kamarudzaman, S.Hut., dalam siaran persnya, Selasa, 3 September 2019.

Kamarudzaman menjelaskan, setelah menerima laporan tersebut, Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh dipimpin Andi Aswinsyah, S.P., didampingi tim medis dari Pusat Kajian Satwa Liar (PKSL) Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah turun ke lokasi dan mengevakuasi satwa itu.

“Kondisi Beruang Madu yang diselamatkan berusia ± 5 tahun berjenis kelamin betina dengan estimasi berat badan ± 45 Kg,” kata Kamarudzaman.

Menurut Kamarudzaman, berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, tidak dijumpai adanya luka pada Beruang Madu tersebut. “Kondisi Beruang Madu itu layak untuk dilepasliarkan kembali, sehingga diputuskan untuk dilakukan pelepasliaran di sekitar area CRU DAS Peusangan,” ujarnya.

Beruang Madu (Helarctos malayanus) merupakan salah satu jenis satwa liar yang dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.106/Menlhk/Setjen/Kum.1/12/2018 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar yang Dilindungi. Secara taksonomi, Beruang Madu termasuk kelompok Mammalia dengan Famili Ursidae. Berdasarkan IUCN, jenis satwa ini berstatus Vulnerable/Rentan.

Distribusi populasi satwa ini meliputi Bangladesh, Brunei Darussalam, Kamboja, India, Indonesia, Republik Demokratik Rakyat Laos, Malaysia, Myanmar, Thailand, Vietnam, dan kepunahan di Singapura. Habitat Beruang Madu berada pada kawasan hutan primer dan hutan alam campuran/heterogen.

BKSDA Aceh mengapresiasi Pemerintah Kabupaten dan Polres Bener Meriah atas kerja sama dalam upaya penyelamatan dan perlindungan satwa liar yang dilindungi di Provinsi Aceh.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.