29 September 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


Timses Sarjani Dipukul, Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi

...

  • ZAMAH SARI
  • 13 February 2017 18:00 WIB

Foto: Ilustrasi.@Istimewa
Foto: Ilustrasi.@Istimewa

SIGLI – Usman, 43 tahun, anggota Tim Sukses Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Pidie Sarjani Abdullah-M. Iriawan, dilaporkan mengalami penganiayaan (dipukul), di Gampong Nien, Kecamatan Simpang Tiga, Senin, 13 Februari 2017. Pelaku berinisial ISM, 45 tahun, kemudian menyerahkan diri kepada polisi.     

Kuasa Hukum Tim Pemenangan Sarjani- Iriawan, Said Safwatullah, S.H., membenarkan Usman merupakan anggota timses paslon bupati-wabup nomor urut 3 itu. Usman yang tercatat sebagai warga Gampong Nien, kata dia, dipukul saat sedang memperbaiki pagar rumah milik Mahmud Gapi, warga setempat, sekitar pukul 11.00 WIB.

Menurut Said, pelaku yang datang menggunakan sepeda motor tiba-tiba menghampiri Usman dan langsung menuduh  korban sudah menyebarkan kartu bergambar paslon Sarjani-Iriawan dan paslon Gubernur-Wakil Gubernur Aceh Muzakiir Manaf-TA Khalid kepada masyarakat beberapa hari lalu.

Berdasarkan pengakuan Usman, kata Said, ISM yang juga warga Gampong Nien memukul bagian wajah korban menggunakan benda mirip pistol hingga mengeluarkan darah. Setelah itu, kata dia, pelaku langsung melarikan diri.

“Pengakuan korban, pelaku timses paslon nomor urut 2 Roni Ahmad-Fadhlullah T.M. Daud,” ujar Said kepada portalsatu.com.

Said menyebut pihaknya sudah melaporkan kasus pemukulan itu ke Polsek Simpang Tiga guna diproses secara hukum. Ia meminta para pendukung Sarjani tetap menahan diri, tidak melakukan pembalasan. “Biar masalah itu diproses secara hukum oleh polisi. Kita imbau semua pendukung dapat menahan diri dan menghormati hukum,” katanya.

Sementara Kuasa Hukum Tim Pemenangan Roni Ahmad-Fadhlullah,  Muzakar, S.H.I, mengaku belum mengetahui secara pasti tentang kejadian itu. Namun, menurut laporan yang ia terima, tidak ada pemukulan dengan pistol.

Muzakar mengatakan, jika benar ada pemukulan tersebut, tidak ada kaitan dengan politik, tetapi lebih kepada persoalan pribadi. “Kejadian itu tidak ada kaitan dengan pilkada, tetapi lebih dipicu masalah pribadi antara korban dan pelaku,” ujarnya.

Diamankan

Kapolres Pidie AKBP Muhammad Ali Kadhafi, S.I.K., mengatakan, ISM sudah diamankan di mapolres setempat untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Benar, adanya insiden pemukulan, kini pelakunya sudah kita amankan. Saat ini sedang ditangani Satuan Reskrim,” katanya.

Kasat Reskrim AKP Syamsul mengatakan, pelaku menyerahkan diri ke Polsek Simpang Tiga, sekitar pukul 15.00 WIB tadi, setelah sempat dilakukan pengejaran oleh polisi.

“Hasil pemeriksaan awal, barang bukti yang digunakan pelaku menganiaya korban merupakan HT (Handy Talky) merek VEV warna hitam, bukan senjata api pistol seperti keterangan korban,” kata Syamsul.[]

Editor: IRMANSYAH D GUCI


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.