15 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Tugas Komisioner KIP Subulussalam Berakhir 29 Mei, Ini kata Ketua Komisi A

...

  • SUDIRMAN
  • 10 March 2018 16:40 WIB

Anggota DPRK Subulussalam Rasumin
Anggota DPRK Subulussalam Rasumin

SUBULUSSALAM - Masa tugas Komisioner KIP Kota Subulussalam periode 2013-2018 akan segera berakhir pada 29 Mei 2018 mendatang. Sementara pilkada wali kota dan wakil wali Kota Subulussalam berlangsung pada 27 Juni 2018.

Ketua Komisi A DPRK Subulussalam, Rasumin, kepada portalsatu.com, Sabtu, 10 Maret 2018 mengatakan, saat ini belum ada keputusan terkait apakah masa tugas Komisioner KIP Kota Subulussalam diperpanjang atau dilanjutkan oleh Komisioner KIP yang baru nantinya.

Ia menjelaskan, jika mengacu pada Undangan-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017, di sana disebutkan komisioner yang sudah berakhir masa tugas tidak diperpanjang.

Namun, kata Rasumin, Aceh berlaku Lex Spesialis dengan UUPA Nomor 11 Tahun 2006, ini menjadi acuan bagi DPRK Subulussalam untuk menyikapi terkait berakhirnya masa tugas Komisioner KIP menjelang pilkada serentak 2018.

Rasumin menyebutkan, hasil koordinasi dengan DPRA Aceh menginstruksikan supaya memperpanjang masa tugas Komisioner KIP Subulussalam periode 2013-2018 untuk menjaga stabilitas politik di tengah berlangsungnya tahapan pilkada.

"Termasuk KIP Aceh juga merekomendasikan untuk diperpanjang," kata politikus PAN Dapil Sultan Daulat ini.

Namun, kata Rasumin, pihaknya bukan tidak mau mengindahkan intruksi dan rekomendasi tersebut. Hal ini disebabkan Komisi A belum menggelar rapat membahas masalah tersebut. Selain itu, dalam waktu dekat Komisi A berencana berkunjung ke KPU RI untuk mempertegas UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017.

"Rencana kami mau ke KPU RI untuk mempertegas UU nomor 7 tahun 2017 itu, karena secara legalitas KPU yang menguarkan SK," kata Rasumin.

Rasumin menambahkan, terkait perekrutan calon anggota KIP Subulussalam yang telah dibuka tetap dilanjutkan karena jabatan komisioner sekarang akan berakhir.

"Jadi mengenai perekrutan itu kita tetap lanjut. Nanti kalau tidak kami rekrut berbenturan juga dengan UU Nomor 7 Tahun 2017. Persoalan dilantik atau tidak dilantik itu nanti," pungkas Rasumin.

Menurut Rasumin ada beberapa pertimbangan Komisi A DPRK Subulussalam menyikapi masa tugas Komisioner KIP periode 2013 - 2018 dalam rangka menjaga stabilitas politik di daerah sehubungan dengan pilkada.

"Okelah kalau yang baru bisa langsung beradaptasi, kalau tidak bagaimana. Ini menjadi pertimbangan kami untuk memperpanjang. Saya rasa bagaimana pun pintanya yang baru nanti tidak bisa langsung beradaptasi dalam waktu yang singkat, karena pilkada sudah sangat dekat," kata Rasumin.[]

Editor: IHAN NURDIN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.