23 July 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Turki Bangkit dengan Lulusan Imam Hatip bersama media Anadolu Agency

...

  • Jamaluddin
  • 06 July 2018 16:30 WIB

Ketua Ikatan Mahasiswa Aceh-Turki IKAMAT, Darlis Aziz.
Ketua Ikatan Mahasiswa Aceh-Turki IKAMAT, Darlis Aziz.

BANDA ACEH - Ketua Ikatan Mahasiswa Aceh-Turki IKAMAT, Darlis Aziz, berharap kepada para santri supaya bisa bercita-cita menjadi pemimpin ummat ke depan, setidaknya di gampong, di kecamatan, dan di berbagai tingkat kepemimpinan lainnya.

Darlis Aziz adalah salah satu pemuda Aceh yang mendapat beasiswa ke Turki, ia pertama ke Turki pada akhir 2016, dan menjadi anggota IKAMAT, karna sudah menjadi warga Aceh di Turki, otomatis terdaftar dan bisa ikut musyawarah. Dan tahun 2018 ini ia adalah satu di antara 180 orang anggota IKAMAT di Turki lainnya.

“Kenyataan hari ini Turki dipimpin oleh Seorang aktivis Islam, seorang santri, yaitu Erdogan hadir memimpin Turki dan saat ini telah berhasil membuat perekonomian Turki manjadi nomer satu di dunia,” kata Darlis pada acara Syukuran atas kemenagan Erdogan di pilpres 2018, di Markaz Islah Al-Aziziyah, Luengbata, banda Aceh,kamis 20 Syawal 1439 H / 5 Juli 2018.

Darlis mengatakan berdasarkan pengalamannya di Turki, bukan hanya Erdogan satu orang, ia melihat bahwa semua anggota partai AK Parti pimpinan Erdogan semuanya memiliki kemampuan leader, mereka semuanya adalah pengusaha-pengusaha sukses yang mengendalikan ekonomi, budaya, sejarah, dan lain-lain.

 “Dahulu ada sebuah idiom yang dikembangkan oleh orang-orang sekuler atau orang yang tidak percaya dengan agama, atheis dan sebagainya, mengatakan bahwa kemunduran sebuah negara adalah disebabkan oleh fanatisme agama, karena terlalu mendalami agama. Namun kini kehadiran Erdogan sebagai pemimpin Turki telah membantah idiom tersebut,” kata Darlis.

 Darlis Aziz, dan pembicara lainnya di acara syukuran itu mengatakan kemajuan Turki di bawah kepempinan Erdogan telah mengalami kemajuan pesat dalam segala hal, dan selama terjadi konflik di Suriah, Turki telah menampung sekitar tiga juta pengungsi Suriah, atau jika dibandingkan, jumlah tersebut hampir sama dengan jumlah penduduk Aceh sekarang.

“Sekarang inilah saatnya santri-santri Aceh harus menjadi promotor bagi perubahan Aceh dan negara, dengan itu para santri mulai saat ini harus menghilangkan pemikiran bahwa dalam hal kepemimpinan dan politik itu adalah milik orang-orang yang belajar di pendidikan umum, ketahuilah bahwa Raceb Tayyib Erdogan adalah santri dari sekolah Imam Hatip,” katanya.

Darlis mengatakan, Erdogan hingga sekarang terus memperbaiki pengembangan dalam bidang pendidikan. Dan dalam dunia kemeliteran Turki hari ini juga memiliki tiga perusahaan industry pertahanan terbesar di Eropa, mereka punya industry Aselsan yang memproduksi tank-tank, pesawat dan helicopter tempur, juga kini sedang memproduksi kapal selam yang akan dilaunching di 2020, dan juga sedang membangun kapal induk sendiri. Hingga kemajuan pesat yang sedang dialami Turki menjadi mimpi buruk bagi NATO.

“Bahwa  janji Allah bumi dan isinya adalah milik umat Islam, warisan umat Islam yang harus direbut kembali,” kata Darlis mengutip gaya bicara orang-orang Ottoman.

 Di acara tersebut juga turut di launching komunitas Sahabat Erdogan yang dari Aceh di wakili oleh Hilal Nasruddin, Lc.

Acara ini hadiri juga oleh Tuanku Warul Walidin, cicit dari sultan Aceh Darussalam terakhir. Dan juga dihadiri oleh ratusan santri binaan Tgk. Bulqaini Tanjongan.

Acara tersebut terselenggara dikarenakan oleh harusnya umat Islam bersyukur atas Kemenangan Erdogan, karena dimulai dari Turki Erdogan hadir sebagai pembangkit nasionalisme Islam dunia.

Darlis juga meberitahukan bahwa peranan media pemberitaan juga sangat berpengaruh dalam bangkitnya sebuah bangsa. Sebagai contoh, Anadolu Agency hadir sebagai media yang berkontribusi dalam memberikan pemberitaan yang bernilai positif untuk kemajuan Turki.

“Anadolu Agency adalah telah menjadi salah satu agen berita dalam urutan  sembilan besar di dunia yang telah memberikan pengaruh besar bagi kebangkitan Turki dalam pemberitaan,” kata ketua Ikamat.[]

Editor: THAYEB LOH ANGEN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.