19 October 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia

Subulussalam
Usai Paripurna Penetapan Fraksi, Golkar Nyatakan Bergabung ke Granat

...

  • SUDIRMAN
  • 08 October 2019 13:30 WIB

Wali Kota H Affan Alfian Bintang, menyalami Politikus Golkar, Wakil Ketua I DPRK Subulussalam, Fajri Munthe usai sidang paripurna penetapan fraksi di gedung dewan. Foto: Sudirman/portalsatu
Wali Kota H Affan Alfian Bintang, menyalami Politikus Golkar, Wakil Ketua I DPRK Subulussalam, Fajri Munthe usai sidang paripurna penetapan fraksi di gedung dewan. Foto: Sudirman/portalsatu

SUBULUSSALAM - Tiga fraksi ditetapkan dalam sidang paripurna tentang usulan pengangkatan pimpinan DPRK Subulussalam periode 2019-2024 dan penetapan fraksi di gedung dewan setempat, Selasa, 8 Oktober 2019.

Dalam sidang paripurna dihadiri Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E., dan Wakil Wali Kota Drs. Salmaza, MAP., itu ditetapkan tiga pimpinan DPRK masing-masing Ade Fadly Pranata Bintang (Hanura) sebagai ketua, Fajri Munthe (Golkar) wakil ketua I dan Dewita Karya (PAN) wakil ketua II.

Adapun tiga fraksi ditetapkan yakni Fraksi Hanura pemenang pileg yang berhasil mengirimkan 4 wakilnya ke parlemen DPRK Subulussalam, sehingga bisa membentuk fraksi utuh. Hanura menunjuk Ade Rizky Noviani Bru Bintang sebagai ketua fraksi dan M.ZA Ridho Bancin di posisi sekretaris.

Sedangkan dua fraksi gabungan yakni Fraksi Sada Kata beranggotakan PNA, Demokrat, PKS, PBB dan PKPI memiliki 7 kursi. Posisi ketua fraksi dipercayakan kepada Samiun (PNA) dan Dolly Cibro (Demokrat) sebagai sekretaris Fraksi Sada Kata.

Selanjutnya, Fraksi Gerakan Aceh Amanat (Granat) gabungan Gerinda, Partai Aceh dan PAN berjumlah 6 kursi. Bahagia Maha kader PAN menjabat sebagai ketua Fraksi Granat dan Salehati dari Partai Aceh dipercayakan selaku sekretaris.

Lalu, bagaimana nasib Golkar peraih suara terbanyak kedua setelah Hanura di Pileg 2019 lalu?

Golkar meraih tiga kursi, hanya butuh satu kursi lagi agar dapat membentuk fraksi. PNA yang sebelumnya bergabung bersama Golkar, akhirnya berbelok arah ke Fraksi Sada Kata.

Dengan berakhirnya sidang paripurna penetapan tadi, pembentukan fraksi DPRK Subulussalam pun selesai, "the game is over". Tidak ada pilihan lain bagi Golkar, kecuali bergabung dengan tiga fraksi tersebut. 

Sekretaris Partai Golkar, Fajri Munthe yang juga wakil ketua I DPRK Subulussalam kepada portalsatu.com menyatakan hasil musyarawah di internal Partai Golkar, mereka akan bergabung dengan Fraksi Granat bersama PAN, Partai Aceh dan Gerinda.

"Kita bergabung bersama Fraksi Granat, sudah, sudah kita musyawarahkan di internal kita," kata Fajri Munthe usai sidang paripurna penetapan fraksi.

Menurut Fajri, sebenarnya Golkar hanya butuh satu kursi lagi sehingga bisa menampilkan fraksi sendiri,  karena Golkar telah memiliki modal tiga kursi. Namun, jika wacana itu tetap dipertahankan maka akan berdampak pada daerah, rapat tidak pernah selesai kembali molor seperti sebelumnya.

"Ini pertimbangan kita untuk daerah, kalau rapat molor terus, kapan kita bisa kerja, sebentar lagi pembahasan anggaran 2020," kata Fajri Munthe.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.