26 November 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Utang Luar Negeri Indonesia Kembali Naik 3,8 Persen

...

  • portalsatu.com
  • 16 November 2020 12:21 WIB

Gerbang BI @google
Gerbang BI @google

Perlambatan pertumbuhan ini sejalan dengan penyesuaian portofolio di pasar SBN Indonesia oleh investor asing akibat masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.

JAKARTA – Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir triwulan 2020 tercatat sebesar 408,5 miliar dolar Amerika Serikat (AS), naik 3.8 persen dari triwulan sebelumnya. ULN tersebut terdiri dari 200,2 miliar dolar AS utang pemerintah dan bank sentral, serta 208,4 miliar dolar AS utang swasta termasuk BUMN.

Direktur Eksekutif/Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko, Senin, 16 November 2020 menjelaskan, pertumbuhan ULN Indonesia pada akhir triwulan III 2020 tercatat sebesar 3,8 persen itu lebih rendah dari pertumbuhan triwulan sebelumnya yang mencapai 5,1 persen.

“Perlambatan pertumbuhan ini sejalan dengan penyesuaian portofolio di pasar SBN Indonesia oleh investor asing akibat masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global. Namun demikian, perlambatan ULN tersebut tertahan oleh penerbitan Samurai Bond di pasar keuangan Jepang dan penarikan sebagian komitmen pinjaman dari lembaga multilateral,” jelas Onny.

Onny menambahkan, ULN Pemerintah tetap dikelola secara hati-hati, kredibel, dan akuntabel untuk mendukung belanja prioritas yang diantaranya mencakup sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial (23,7 persen dari total ULN Pemerintah), sektor konstruksi (16,6 persen), sektor jasa pendidikan (16,5 persen), sektor administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib (11,8 persen), serta sektor jasa keuangan dan asuransi (11,5 persen).

Sementara itu pertumbuhan ULN swasta pada akhir triwulan III 2020 tercatat 6,0 persen, menurun dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 8,4 persen. Perkembangan ini didorong oleh melambatnya pertumbuhan ULN perusahaan bukan lembaga keuangan (PBLK) serta berlanjutnya kontraksi ULN lembaga keuangan (LK).

“Rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir triwulan III 2020 sebesar 38,1 persen, sedikit meningkat dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya sebesar 37,4 persen. Sementara itu, struktur ULN Indonesia yang tetap sehat tercermin dari besarnya pangsa ULN berjangka panjang yang mencapai 89,1 persen dari total ULN,” tambah Onny.

Data lengkap mengenai ULN Indonesia terkini dan metadatanya dapat dilihat pada publikasi Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI) edisi November 2020 pada situs web Bank Indonesia. Publikasi ini juga dapat diakses melalui situs web Kementerian Keuangan. [*]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.