24 November 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Utang Luar Negeri Indonesia Naik jadi 6.063,56 Triliun

...

  • portalsatu.com
  • 15 September 2020 16:58 WIB

Ilustrasi @google
Ilustrasi @google

Rasio utang luar negeri Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir Juli 2020 sebesar 38,2 persen, meningkat dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya sebesar 37,4 persen.

JAKARTA – Bank Indonesia (BI), Selasa, 15 September 2020 melaporkan posisi utang luar negeri Indonesia pada akhir Juli 2020 tercatat sebesar 409,7 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau serata dengan Rp 6,063,56 triliun (kurs Rp 14.800 per dolar AS), meningkat sebesar 4,1 persen dari posisi bulan sebelumnya.

Utang luar negeri Indonesia sebesar itu terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar 201,8 miliar dolar AS dan utang swasta termasuk BUMN sebesar 207,9 miliar dolar AS.

Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko, menjelaskan, pertumbuhan utang luar negeri Indonesia sebasar 4,1 persen itu lebih rendah dari pertumbuhan bulan sebelumnya yang mencapai 5,1 persen. Hal itu disebabkan oleh menurunnya utang luar negeri swasta, sementara untang luar negeri pemerintah masih mengalami kenaikan.

Posisi utang luar negeri pemerintah pada akhir Juli 2020 tercatat sebesar 199,0 miliar dolar AS atau tumbuh 2,3 persen, lebih tinggi dua dari pertumbuhan bulan Juni 2020 sebesar 2,1 persen. Perkembangan ini disebabkan adanya penarikan sebagian komitmen lembaga multilateral dan penerbitan Samurai Bonds untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan, termasuk untuk penanganan pandemi Covid-19 dan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Onny menambahkan, utang luar negeri pemerintah dikelola secara terukur dan berhati-hati untuk mendukung belanja prioritas pemerintah, yaitu sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial (23,6 persen dari total utang luar negeri pemerintah), sektor konstruksi (16,5 persen), sektor jasa pendidikan (16,4 persen), sektor jasa keuangan dan asuransi (11,9 persen), serta sektor administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib (11,8 persen).

Sementara itu pertumbuhan utang luar negeri swasta pada Juli 2020 tercatat 6,1 persen, lebih rendah dari pertumbuhan pada Juni 2020 sebesar 8,3 persen. Hal itu dipengaruhi oleh berlanjutnya perlambatan pertumbuhan utang luar negeri perusahaan bukan lembaga keuangan dan kontraksi utang luar negeri lembaga keuangan.

Rasio utang luar negeri Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir Juli 2020 sebesar 38,2 persen, meningkat dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya sebesar 37,4 persen. Struktur utang luar negeri Indonesia masih didominasi oleh utang berjangka panjang dengan pangsa 89,1 pesren.[rilis]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.