30 May 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Wali Kota Banda Aceh Instruksikan Camat dan Keuchik Kawal Ketat Tamu Luar Daerah

...

  • Fakhrurrazi
  • 02 April 2020 14:20 WIB

Aminullah Usman, Wali Kota Banda Aceh. Foto: dokumen/istimewa
Aminullah Usman, Wali Kota Banda Aceh. Foto: dokumen/istimewa

BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menginstruksikan seluruh Camat dan Keuchik agar mendata setiap warga yang baru datang dari luar daerah diwajibkan melapor kepada aparatur gampong masing-masing.

Instruksi ini disampaikan Aminullah saat mengumpulkan para Camat di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Rabu, 1 April 2020. Aminullah meminta Camat untuk membuat pengumuman perihal kebijakan tersebut kepada masyarakat melalui Keuchik.

Menurut Aminullah, sebagian Orang Dalam Pemantauan (ODP) terkait Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) adalah mereka yang baru kembali dari luar daerah maupun luar negeri.

"Dari pengalaman yang sudah terjadi, sangat penting saya sampaikan hari ini. Jangan menganggap enteng ODP," kata Aminullah dalam keterangan resminya.

Aminullah mengatakan, ODP yang baru kembali dari luar daerah inilah yang perlu dikawal ketat oleh aparatur gampong. Sehingga, pencegahan penyebaran Covid-19 dapat segera dideteksi lebih dini.

"Siapa saja yang datang/pulang dari luar daerah harus betul-betul gampong menjamin mereka dikarantina, tidak boleh keluar rumah. Ini harus kita kawal, jadi ini yang harus disampaikan kepada para Keuchik," tegas Aminullah.

Wali Kota menyebut, bila ODP yang diketahui berkeliaran, harus diberi pengertian oleh Keuchik dan didukung Camat. Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesi.

"Apa yang sudah dilakukan oleh gampong-gampong yakni karantina mandiri itu, dibenarkan oleh Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 440/2622/SJ tentang Pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Daerah," ujarnya.

Dalam instruksi tersebut, Aminullah juga meminta agar dibuat selebaran yang berikan ke rumah-rumah, apabila keluarga atau saudara baru kembali dari luar daerah untuk tidak keluar rumah. Pihaknya juga telah menyiapkan sanksi.

"Mohon kesadaran masyarakat, demi keselamatan kita bersama untuk melaporkan kepada Keuchik. Apabila melanggar akan diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku," tuturnya.

Sementara itu, terkait penerapan jam malam, Aminullah meminta agar diamankan seluruh gampong, karena ini merupakan kebijakan bersama dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh. 

Kemudian sesuai Surat Edaran Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, gampong-gampong yang termasuk daerah KLB Covid-19, maka APBG-nya dapat diubah untuk memenuhi tanggap Covid-19.

"Meski begitu, saya mengingatkan dana desa tidak boleh dipergunakan untuk membeli sembako, sebelum ada aturan resmi dari pemerintah. Kita harapkan sosialisasi-sosialisasi oleh Camat sampai ke gampong terus dilakukan. Jangan ada keramaian, jaga jarak, pakai masker, cuci tangan rutin, dan menjaga ODP,"

"Mari kita selalu waspada dan mengajak warga di gampong-gampong secara pribadi untuk terus berdoa, mudah-mudahan Covid-19 ini jauh dari Kota Banda Aceh, Aceh, Indonesia, bahkan dunia," pungkas Aminullah.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.