17 January 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Wali Murid Renovasi Atap MIN Kutablang Lhokseumawe yang Terbakar

...

  • Fazil
  • 13 January 2019 18:00 WIB

Pemasangan atap (warna hijau) dua ruangan belajar MIN Kutablang rampung dikerjakan, 13 Januari 2019. Foto: istimewa
Pemasangan atap (warna hijau) dua ruangan belajar MIN Kutablang rampung dikerjakan, 13 Januari 2019. Foto: istimewa

LHOKSEUMAWE - Komite Madrasah Ibtidayah Negeri (MIN) 3 Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, bersama para wali murid melakukan gotong royong membersihkan sejumlah ruang belajar bekas kebakaran yang terjadi pada tahun 2017 lalu.

Anggota Komite MIN Kuta Blang, Jalaluddin, SKM., M.Kes., kepada portalsatu.com, Minggu, 13 Januari 2019, mengatakan, pihaknya bersama wali murid berinisiatif membersihkan puing-puing bekas kebakaran sekolah itu yang telah terjadi sekitar satu setengah tahun lalu. Hal ini dilakukan karena sebagian murid MIN selama ini belajar masih menumpang di Sekolah Dasar (SD) pada sore hari.

Selain membersihkan ruangan yang terbakar, para wali murid juga mengumpulkan dana secara swadaya untuk membangun kembali ruang belajar tersebut.

"Karena kita harapkan dari pemerintah sampai saat ini tampaknya belum ada tanda bantuan untuk perbaikan dari enam unit ruang sekolah tersebut yang terbakar di bagian lantai dua. Sedangkan ruangan yang akan digunakan untuk proses belajar mengajar itu hanya tiga unit (ruang) saja, karena dana yang terkumpul hanya Rp85 juta untuk renovasi atap sekolah tersebut," kata Jalaluddin yang juga salah seorang wali murid MIN Kuta Blang.

Jalaluddin menambahkan, "Insya Allah dalam beberapa hari ke depan ruang belajar itu sudah bisa digunakan oleh siswa".

Sebelumnya Wakil Wali Kota, Kemenag dan pihak DPRK Lhokseumawe sudah meninjau langsung ke lokasi itu untuk melihat kondisi MIN setelah terjadi kebakaran. Bahkan sudah beberapa kali dilakukan rapat komite, namun belum ada realisasi bantuan dari pemerintah sampai saat ini.

"Sehingga kita berinisiatif bersama para wali murid melakukan gotong royong atau membersihkan puing-puing dari bekas kebakaran itu agar siswa dapat kembali belajar di ruang sekolah itu. Untuk tahap awal kita perbaiki tiga ruang belajar saja dulu, karena yang sangat mendesak sekali saat ini bagi siswa kelas lima harus menumpang belajar di SD dan mengingat anggarannya pun sangat terbatas untuk merehab atap, plafon, cat dan sebagainya," ujar Jalaluddin.

Jalaluddin menyebutkan, pengumpulan dana untuk perbaikan atap MIN Kuta Blang itu tanpa paksaan dari pihak sekolah, karena sebelumnya komite sekolah juga melakukan rapat bersama wari murid bagaimana mencari solusi terbaik. "Mereka (wali murid) menyumbang dana itu seikhlas mungkin, dan pihak sekolah pun tidak mencampuri berkenaan itu".

"Artinya, ini benar-benar inisiatif bersama dengan tujuan supaya para siswa bisa belajar kembali seperti biasanya di sekolah tersebut. Namun kita juga berharap ada kepedulian dari Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk membantu supaya dapat memudahkan dalam proses perbaikan ruang belajar siswa yang telah terbakar beberapa waktu lalu. Intinya dengan harapan ada respons dari pemerintah," ujar Jalaluddin.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.