18 July 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Warga Gampong Jawi Harap Kasus Dugaan Korupsi Setempat Tak Dipetieskan

...

  • Rino Abonita
  • 05 July 2018 19:25 WIB

Perwakilan warga, Idrus (35), memperlihatkan surat yang ditujukan Bupati Aceh Barat agar Geuchik MN tidak di-PJ-kan. @Portalsatu.com/Rino Abonita.
Perwakilan warga, Idrus (35), memperlihatkan surat yang ditujukan Bupati Aceh Barat agar Geuchik MN tidak di-PJ-kan. @Portalsatu.com/Rino Abonita.

MEULABOH - Warga Gampong Jawi, Kecamatan Woyla, Aceh Barat, meminta kepolisian setempat mempublikasi hasil temuan dugaan korupsi penyimpangan dana desa (peng gampong) yang terjadi di gampong mereka.

Menurut salah seorang perwakilan warga, Idrus (35), dugaan korupsi atau penyimpangan dana desa yang sempat dilaporkan warga ke Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Kepolisian Resor Aceh Barat, yang diduga melibatkan oknum geuchik setempat itu, cenderung di-peti es-kan.

"Sejak tim audit dari tipikor turun, sejak kami lapor pada April lalu, hingga saat ini, belum ada kejelasan bagaimana statusnya. Kami menunggu," kata Idrus, didampingi dua rekannya, Jakfar Ubat (46), dan Nurdin T (59), di Sekber Jurnalis Aceh Barat, Rabu, 4 Juli 2018, sore.

Menurut Idrus, hasil dari temuan Inpekstorat, dana yang diduga menyimpang mencapai Rp439 juta yang merupakan dana dalam tiga tahun terakhir, yakni 2015-2017.

"Namun, kami masih belum tahu kelanjutannya. Sampai saat ini, yang bersangkutan, Geuchik, MN, masih menjabat, tidak di-PJ-kan," lanjut dia.

Perwakilan warga lainnya, Jakfar Ubat, mengatakan, dirinya sudah pernah meminta lembaran SPJ atau Surat Pertanggung Jawaban realisasi dana desa setempat ke kantor kecamatan. Namun tidak diindahkan.

"Kalau itu yang kalian minta, pernah desa lain minta juga, tidak bisa saya kaaih, kecuali kalau saya sudah mati, baru bisa saya kasih ke mereka," ujar Jakfar mengulang kalimat Camat Woyla, Abu Bakar, saat dirinya meminta SPJ realisasi dana desa 2015-2017.

Saat ini, warga berharap kasus dugaan korupsi dan penyimpangan dana desa tersebut mencapai titik terang. Sehingga apa yang sudah mereka lakukan, tidak sia-sia.

"Harapan kami kepada polisi dan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat sangat besar," harap Jakfar.[]

Editor: THAYEB LOH ANGEN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.