11 August 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Warga Pining Laporkan Proyek Mangkrak ke Tim Pansus DPRA

...

  • Win Porang
  • 07 July 2020 09:50 WIB

Tim Pansus DPRA meninjau proyek jembatan di Kecamatan Pining [Foto: Win Porang]
Tim Pansus DPRA meninjau proyek jembatan di Kecamatan Pining [Foto: Win Porang]

Dari tiga proyek jembatan yang didanai APBA 2019 di Kecamatan Pining, hanya pembangunan jembatan Aih Kute yang tidak selesai dikerjakan.

BLANGKEJEREN – Warga Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues melaporkan proyek pembangunan jembatan yang mangkrak di daerah tersebut kepada anggota Tim Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Senin, 6 Juli 2020.

Pasalnya, satu dari tiga proyek pembangunan jembatan yang dibangun dengan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2019 senilai Rp 7 miliar belum dirampungkan pembangunannya oleh kontraktor.

Hal itu dilaporkan Esa Pining langsung kepada anggota DPRA dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Rijaluddin salah satu dari lima anggota Pansus DPRA yang mengunjungi negeri seribu bukit tersebut.

Esa Pining melaporkan kepada Rijaluddin bahwa ada tiga proyek pembangunan jembatan di Kecamatan Pining yang dibiayai APBA 2019, yakni jembatan Brawang Letep, jembatan Pintu Rime dan jembatan Aih Kute. Tapi dari ketiga proyek tersebut, hanya proyek jembatan Aih Kute yang mangkrak alias tidak selesai dikerjakan.

"Tadi tim Pansus DPRA sudah datang meninjau Proyek jembatan di Kecamatan Pining, dan saya ikut hadir disana. Jembatan Aih Kute ini menurut saya baru dikerjakan sekitar 80 persen, 20 persen lagi yang belum selesai, jadi kami meminta agar DPRA membantu masyarakat agar proyek yang belum selesai ini dikerjakan lagi oleh pihak terkait," jelas Esa Pining.

Mendengar laporan itu, Rijaluddin meminta tim dinas Pekerjaan Umum (PU) yang menyertai tim Pansus untuk menanggapi langsung keluhan masyarakat tersebut, melanjutkan pengerjaan jembatan hingga selesai dan melakukan pengaspalan pada bagian yang belum diselesaikan.

"Jembatan lama yang berdekatan dengan jembatan baru ini juga harus dibongkar secepatnya, dikhawatirkan, jika jembatan lama ambruk akan menyumbat aliran sungai, sehingga bisa merusak jembatan yang baru dibangun ini, dan itu sudah disampaikan anggota DPRA kepada pihak Dinas PU Aceh," tambah Esa Pining. [**]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.