05 June 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Warga Subulussalam Pulang Kampung, Dikarantina di Hotel Hermes One

...

  • SUDIRMAN
  • 31 March 2020 18:30 WIB

SUBULUSSALAM - Pemerintah Kota Subulussalam menyiapkan Hotel Hermes One lokasi karantina khusus untuk warga yang baru pulang dari daerah terjangkit Coronavirus Disease Covid-19. 

Kebijakan ini diambil untuk mencegah penyebaran epidemik global di Bumi Syekh Hamzah Fansury. Semua warga asal Kota Subulussalam baik dari Medan, Banda Aceh, Jakarta, Yogyakarta, Bandung dan beberapa daerah lainnya yang telah dinyatakan terjangkit corona, jika kembali ke Subulussalam harus menjalani karantina khusus selama 14 hari di Hotel Hermes One.

Hal ini disampaikan Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E selaku Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease Covid-19 Kota Subulussalam dalam konferensi pers di pendopo wali kota, Selasa, 31 Maret 2020.

"Hotel Hermes One kita jadikan lokasi karantina khusus, bagi warga Subulussalam yang baru kembali dari daerah terjangkit Covid-19," kata H. Affan Alfian Bintang didampingi Plt Kepala Dinas Sosial Syahbudin, Asisten I Liding Padang dan staf ahli Ibnu Hajar serta juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Subulussalam, Baginda Nasution.

Plt Kadis Sosial Syahbudin menjelaskan, penempatan Hotel Hermes One sebagai lokasi karantina khusus atas beberapa pertimbangan seperti kelengkapan peralatan, termasuk cost (biaya) lebih murah, jika dibandingkan sebelumnya beberapa tempat yang disurvei seperti pesantren, sekolah dan gedung BLK.

"Jadi begini, pemko Subulussalam awalnya mau memanfaatkan pesantren dan gedung sekolah yang sekarang diliburkan. Saat kita turunkan tim survey melibatkan IDI. dari IDI mengatakan tempat itu tidak standar, jika diupayakan menuju ke standar maka harus mengeluarkan cost yang tinggi," kata Syahbudin.

Selanjutnya, kata Syahbudin Pemerintah Kota Subulussalam mengambil kebijakan, memilih Hotel Hermes One sebagai lokasi karantina khusus bagi warga Subulussalam yang baru pulang dari luar daerah, terutama berasal dari daerah yang telah dinyatakan terjangkit Coronavirus.

"Kita akhirnya memilih Hermes One, dan itu lebih murah ketimbang kita meminjam fasilitas pesantren atau sekolah, karena kita harus menyiapkan alat-alat lagi," kata Syahbudin.

Proses karantina khusus di Hermes One sudah berlangsung sejak hari ini tercatat dua warga Kota Subulussalam yang baru pulang dari luar daerah, sudah berada di sana. Hotel tersebut bisa menampung sekitar 140 orang dengan jumlah 75 kamar. Selama karantina, pemerintah menyiapkan makan minum warga yang sedang menjalani karantina di Hermes One.

Syahbudin menambahkan, karantina khusus ini upaya proteksi mencegah penyebaran virus corona di Subulussalam. Jika hasil pemeriksaan suhu tubuh di perbatasan, ada warga yang sakit langsung dievakuasi ke RSUD. Sementara mereka yang tidak sakit, karena baru pulang dari daerah terjangkit corona, harus dikarantina.

Kebijakan ini untuk menyelamatkan sekitar 81. 417 jiwa penduduk Kota Subulussalam dari ancaman penyebaran Covid-19. Menurut Syahbudin, langkah ini sebagai bentuk keseriusan pemerintah, mengutamakan kesehatan masyarakat, dengan mengambil kebijakan strategis melakukan upaya pencegahan semaksimal mungkin.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.