21 September 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


YARA Laporkan Kasus Pemukulan Anggota DPRA ke Mabes Polri

...

  • PORTALSATU
  • 19 August 2019 22:15 WIB

Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA - Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin, S.H., melaporkan kasus pemukulan terhadap anggota DPRA, Azhari Cage, yang diduga dilakukan oknum polisi di Banda Aceh, 15 Agustus lalu, ke Propam Mabes Polri, Senin, 19 Agustus 2019.

"Dalam pengaduan ditujukan kepada Kapolri cq. Kadiv Propam Mabes Polri, kita menyampaikan bahwa (video) aksi pemukulan terhadap anggota DPRA ini telah tersebar luas melalui madia sosial dan memicu kemarahan luas di masyarakat Aceh. Dan kemarahan tersebut juga dapat berdampak pada institusi Polri di Aceh. Oleh karena itu, kita meminta agar Kadiv Propam Mabes Polri mengusut tuntas anggota Polri yang terlibat dalam pemukulan terhadap Azhari yang terjadi pada 15 Agustus di Kompleks Perkantoran DPRA," kata Safar melalui keterangan tertulis dikirim Humas YARA, Dahlan, kepada portalsatu.com, Senin.

“Rekaman video pemukulan terhadap Azhari yang juga Ketua Komisi I DPRA ini telah tersebar luas di masyarakat Aceh, dan telah menimbulkan kemarahan atas pemukulan tersebut yang diduga dilakukan oleh oknum petugas yang berada di lokasi unjuk rasa mahasiswa di DPRA saat itu. Dan ini bisa berdampak kepada rasa kepercayaan terhadap institusi kepolisian di Aceh jika kasus pemukulan ini tidak diusut tuntas dan pelakunya tidak mendapatkan sanksi,” tegas Safar. 

YARA meminta agar Divisi Propam Polri segera mengusut kasus pemukulan ini agar "kemarahan masyarakat Aceh dapat dipadamkan dan juga mengembalikan kepercayaan kepada institusi kepolisian sebagai pengayom masyarakat". 

“Kami berharap Divisi Propam Polri segera mengusut pemukulan ini untuk meredam kemarahan publik di Aceh,” ujar Safar.

Saat membuat pengaduan di Mabes Polri, Safar didampingi Fakrurrazi, Sekretaris YARA, Yudhistira Maulana, Direktur Hukum dan Advokasi, dan Hamdani Kepala Perwakilan YARA Aceh Barat dan Aceh Jaya.

Laporan tersebut diterima Bripka Budi Widodo dengan Nomor: SPSP2/2073/VIII/2019/BagYanduan. Dalam pengaduan tersebut YARA juga melampirkan video terkait pemukulan dan beberapa kliping media yang memuat berita tentang insiden itu.

Sebelumnya, Azhari Cage sudah membuat laporan ke Mapolda Aceh usai mengalami pemukulan tersebut. 

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Ery Apriyono, dalam konferensi pers di Mapolda Aceh, Minggu, 18 Agustus 2019, mengatakan kasus itu masih dalam penyelidikan. Pihak Polda Aceh sudah memeriksa sembilan saksi, enam di antaranya anggota polisi.(BacaPolda Aceh akan Usut Tuntas Demo Terkait Bendera di Depan Gedung DPRA)[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.