12 August 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


YPAP Rehab Pecandu di Bawah Umur, Ini Nasihat MPU Cegah Narkoba

...

  • PORTALSATU
  • 04 July 2020 23:00 WIB

Chaidir bersama pecandu di bawah umur. Foto: dok. YPAP
Chaidir bersama pecandu di bawah umur. Foto: dok. YPAP

LHOKSEUMAWE - Pusat pemulihan adiksi narkoba Yayasan Permata Atjeh Peduli (YPAP) kedatangan calon residen baru untuk mendapatkan layanan rehabilitasi pemulihan ketergantungan narkoba. FA (13), anak laki-laki warga Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, telah berulangkali berurusan dengan pihak keamanan akibat ulahnya mengambil tanpa hak barang dan uang milik orang lain. Ia bersama temannya kedapatan menggunakan puluhan juta rupiah uang kurban milik masyarakat di kampungnya untuk membeli narkoba dan main judi online.

"Iya benar, (FA) diserahkan oleh Polsek Banda Sakti dan keluargannya tadi malam (Sabtu)," ujar Direktur YPAP, Ns. Chaidir, S.Kep., MKM., terkait adanya pecandu narkotika anak di bawah umur, Sabtu, 4 Juli 2020. 

Chaidir menambahkan, pihaknya merasa prihatin dengan kondisi ini dan dihadapkan pada pilihan sulit. Di satu sisi ia ingin membantu meringankan beban masyarakat, sisi lain pihaknya harus mengeluarkan dana pribadi untuk memenuhi kebutuhan, terutama biaya konsumsi FA. 

"Ekonomi orang tua anak ini sangat lemah dan tidak sanggup untuk membiayai. Kami terima titipan Tuhan ini dengan lapang dada dan semoga membawa berkah," ucap mantan kontraktor ini dengan nada sedih.

Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Lhokseumawe, Tgk. H. Zulkifli Ibrahim, menyayangkan tingkat kecanduan narkotika di Kota Lhokseumawe sudah memakan banyak korban, tidak terkecuali anak di bawah umur. Menurut perspektifnya, meningkatnya eskalasi penyalahgunaan narkotika dewasa ini diakibatkan banyak faktor, dan tidak tunggal. Salah satu yang paling berkontribusi adalah karena "miskinnya" ilmu agama. 

Tgk. Zulkifli Ibrahim akrab disapa Abi Jol menitikberatkan pada pentingnya pengawasan dan peran para orang tua dalam mendidik anak dengan ilmu agama dan akhlakul karimah. "Semiskin apapun seseorang secara ekonomi, tidak akan salah melangkah bila ia dibentengi dengan ilmu agama yang memadai," ujar Abi Jol menamsilkan.

Kendati demikian, pihaknya masih menaruh harapan besar agar semua komponen bangsa, baik ulama, umara, teknokrat, birokrat maupun pihak terkait lainnya agar senantiasa bekerja sama untuk mengurai benang kusut permasalahan narkoba ini. "Mari kita bersungguh-sungguh dan saling peduli untuk menjalankan syariat Islam secara kafah, terutama di Bumi Serambi Mekkah ini," imbuh Abi Jol.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.