19 July 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Zaky A. Rivai: Akademisi di Aceh Harus Punya Semangat Menulis

...

  • Jamaluddin
  • 01 September 2018 15:40 WIB

 Zaky A. Rivai (tengah) berfoto bersama Remaja Masjid Syuhada dan tim ACT. @Jamaluddin/portalsatu.com
Zaky A. Rivai (tengah) berfoto bersama Remaja Masjid Syuhada dan tim ACT. @Jamaluddin/portalsatu.com

BANDA ACEH - Zaky A. Riva'i, aktor, aktivis, dan juga penulis buku, mengisi Kajian Isya dengan tema “Hidup banyak karya, mati masuk surga', di Masjid Syuhada, Lamgugop, Banda Aceh, Jumat,  31 Agustus 2018, malam.

Dalam kajian tersebut, Zaky mengatakan, betapa pentingnya berkarya untuk melahirkan yang baik dan bermanfaat. Seperti menulis buku, karena karya itu akan terus menerus menjadi amal.

"Seperti karya Nuruddin Ar-Raniri sampai sekarang kan bisa baca," kata Zaky.

Menurut Zaky, Ar-Raniry berjasa dalam menyebarkan keilmuan Islam di Nusantara khususnya di Aceh. Beliau mengabarkan tentang bahaya Sufasthaiyyah, yakni keyakinan tidak adanya kebenaran mutlak.

“Akademisi di Aceh harus punya semangat menulis, karena menulis adalah mengikat ilmu,” kata Zaky.

Soal bagaimana cara menghasilkan karya, Zaky mengatakan, karya itu adalah karya yang bisa melibatkan emosi bagi siapa saja yang menikmati karya tersebut. Baik itu menulis atau membuat video vlog.

Usai kajian Isya itu, pihak Remaja Masjid Syuhada Lamgugob dan lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) melakukan penggalangan dana untuk membantu masyarakat Lombok yang sedang dilanda musibah.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.