21 November 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


5 Tuntunan Rasulullah untuk Rumah Tangga Bahagia dan Penuh Keberkahan

...

  • portalsatu.com
  • 21 October 2019 10:00 WIB

Seringkali kita merasa tenggelam dalam rutinitas harian kehidupan. Hal ini juga terbawa hingga ke dalam hubungan pernikahan yang kita jalani sehingga kita melupakan bagaimana indahnya hubungan pernikahan itu.

Untungnya Allah SWT telah memberi kita potret yang sempurna melalui utusan-Nya, Nabi Muhammad SAW. Berikut ini 5 tuntunan Rasulullah untuk membangun rumah tangga bahagia dan penuh keberkahan, dikutip dari Aboutislam, Minggu (20/9/2019).

1. Sering tersenyum

Nabi Muhammad adalah sosok yang sering tersenyum bahkan karena beliau sering terlihat tersenyum, para sahabat sampai mengatakan bahwa mereka tidak pernah melihat orang tersenyum lebih daripada beliau.

Sangat mudah memang untuk melupakan hal kecil seperti senyuman namun sesungguhnya senyuman memiliki manfaat yang sangat besar bagi keharmonisan pernikahan atau berumah tangga.

Bagi kamu suami ataupun Istri, apabila kita semua memiliki hari yang panjang dan berat. Alih-alih membombardir pasangan dengan keluhan saat pertama bertemu setelah rutinitas harian yang berat, sebaik baiknya cara adalah dengan meberikan pasangan kita senyuman.

Rasulullah bahkan memberi tahu bahwa senyum itu merupakan amal ibadah. Maka dari itu seringlah berikan senyuman kepada suami ataupun istrimu.

2. Katakan hal yang manis

Rasulullah mengatakan: "Siapa pun yang percaya pada Allah dan hari Peradilan, biarkan mereka berkata hal yang baik atau tetap diam."

Sangat mudah untuk mengkritik pasangan kita. Kita telah hidup berdampingan dengan satu sama lain sepanjang waktu.

Daripada mencari kesalahan, tunjukanlah pujian dengan kata kata penuh kasih sayang kepada pasanganmu. Cobalah untuk menjadikannya kebiasaan harian yang baru untuk selalu memuji dan merayu pasanganmu, seperti tuntunan Rasulullah.

3. Jangan Marah

Ketika Ali bin Abi Thalib menikahi Fatimah, Rasulullah SAW memberinya nasihat yang luar biasa. Nasihat yang sangat penting sehingga Nabi mengulanginya hingga tiga kali yaitu :

"Jangan marah".

Dia tidak memberitahu Ali untuk kendalikan kemarahannya, tetapi pada hal yang paling dasar, jangan marah. Seringkali kita marah pada pasangan karena hal-hal yang kecil dan konyol, mulai dari bagaimana cara pasangan memeras pasta gigi hingga bagaimana mereka mencuci piring bisa menjadi hal yanf memicu amarah yang tidak jelas. Tenanglah dan selalu sabar, kamu harus tersenyum dan ucapkan sesuatu yang menyanjung kepada pasanganmu. Jangan selalu ikuti perasaan emosi.

4. Pergi keluar bersama

Nabi Muhammad menghabiskan waktu yang berkualitas dengan istrinya. Nabi Muhammad tidak menjalani kehidupan yang terpisah di bawah satu atap. Dia akan berjalan-jalan dengan istrinya, bepergian dengan istrinya, dan meminta nasihatnya.

Rasulullah akan melakukan percakapan yang menyenangkan dengan istrinya. Nah, jadi kapankah terakhir kali kamu mengajak istri ataupun suamimu untuk makan malam yang menyenangkan atau keluar untuk sekedar minum kopi bersama? 

5. Mengungkapkan rasa cinta dan sayang dengan ucapan

Utusan Allah, Nabi Muhammad tidak takut untuk menyatakan cintanya. Agama kita dibangun berdasarkan seperti yang Allah nyatakan: "Cintaku dijamin untuk dua orang yang saling mencintai demi Aku".

Nabi Muhammad sering berucap tentang kasih sayangnya yang besar yang dia miliki untuk istrinya Khadijah. "Cintanya diberikan kepadaku sebagai rezeki."

Banyak dari kita bahkan mungkin tidak dapat mengingat kapan terakhir kali kita mengatakan rasa cinta kita kepada pasangan, seperti "aku mencintaimu". Maka dari itu jangan malu dan ungkapkanlah rasa cinta dan sayangmu kepada pasangan.

Jadi begitulah ada lima tuntunan Rasulullah untuk kebahagiaan dalam berumah tangga yaitu : Tersenyum, Katakan sesuatu yang Manis, Jangan Marah, Keluar bersama dan Ungkapkan rasa dan cintamu dengan kata-kata. Rumah tanggamu niscaya akan dipenuhi kebahagiaan dan keberkahan.[]Sumber:okezone

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.