24 March 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Agar Cinta dan Benci Berwujud Indah

...

  • PORTALSATU
  • 24 October 2018 20:00 WIB

Ilustrasi. @semuadipare.blogspot.com
Ilustrasi. @semuadipare.blogspot.com

Oleh Taufik Sentana

Bila ada yang bertanya tentang skill apa yang terpenting dalam hidup? Tentulah "mencintai dan membenci" dengan tepat menjadi jawaban yang penting. Bahkan "benci" itupun akan hilang saat selubung ego dan bangga diri telah tersingkap. Hingga yang tersisa hanya doa. Inilah di antara sebab kenapa sang Nabi kita pernah mengajak sahabatnya untuk berdiri-tanda hormat saat jenazah seorang Yahudi diusung ke pemakaman. "Bukankah dia manusia," kata Baginda karena ada yang komplain.

Sebab pentingnya sikap ini, maka Arrahman dan Arrahim menjadi pijakan awal aktivitas kita. Sebagai penanda bahwa sifat tersebut mesti selalu menempel dalam karakter dan sikap hidup. Inilah bidang yang akan selalu terus kita pelajari, seni mencintai dan membenci. 

Mencintai sesama Muslim dan makhluk lainnya. Mencintai Allah dan Rasul melampaui hal lainnya. Mecintai orang-orang terdekat kita. Dan untuk hubungan sosial, kata sang Nabi, cintailah yang engkau cintai dengan biasa dan sederhana saja, sebab ia bisa menjadi yang engkau benci. Begitu sebaliknya, yang engkau benci mungkin akan engkau cintai.

Bahkan, bisa saja yang kita suka dan cintai justru buruk di mata Allah. Hingga kita bisa terus berhati-hati dalam mencintai dan membenci, agar kedua sifat itu membawa kita pada sujud, pengertian dan kehalusan budi. Dengan pendekatan ini, mencintai dan membenci terwujud dengan indah, tanpa merusak.[]

*Taufik Sentana
Ikatan Dai Indonesia Kab. Aceh Bara
t

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.