25 January 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Bagaimana Tuhan Membagi Rezeki kepada Manusia?

...

  • VIVA
  • 12 January 2020 12:00 WIB

Seekor ikan koi diduga jenis kohaku ditemukan oleh petugas Unit Pengelola Kebersihan Badan Air Jakarta Barat di Kebon Jeruk. Ikan koi dengan corak putih dan merah itu ditemukan ketika petugas membersihkan sampah sisa banjir di aliran Kali Sodetan Sekretaris Pasar Pesing, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. 

Ikan koi berwarna putih dengan kombinasi merah yang berukuran besar ini ditemukan oleh Maryadi (42) saat hendak mengangkut sampah di aliran kali tersebut. 

Bagaimana Tuhan Membagi Rezeki kepada Manusia?

Tuhan membagi, istilahnya redistribusi kekayaan melalui peristiwa kejadian besar melalui satu pintu rahasia, yaitu pintu risiko.

Sebuah peristiwa banjir, misalnya menimbulkan risiko kerugian, tapi ada yang menemukan ikan koi.

Maksudnya adalah Tuhan membagi kekayaan sebagian ada yang untung, dan rugi.

Tapi manusia sungguh pintar. Misalnya ada yang tidak mau rugi. Caranya, dia membungakan uang. Sampai sekarang tidak ada satupun lembaga yang mampu menjamin return 5-8% per tahun selama puluhan tahun, baik itu ASABRI, atau Jiwasraya.

Loh, bukankah harga saham Facebook naik? Ya harga saham naik, tapi ada juga banyak yang turun. Secara agregat Tuhan tidak akan menjamin Asabri pasti mendapat return setiap tahun. Itu prinsip.

Rezeki dari Tuhan itu tidak ada yang pasti karena karakter Tuhan Maha Kuasa, dan kuasa Tuhan diberikan kepada manusia melalui reward.

Ada orang kaya, duitnya triliunan punya anak di Mamchester Inggris namanya Reynhard Sinaga dihukum seumur hidup dengan masa hukuman minimal 30 tahun berada di penjara oleh Pengadilan Manchester, Inggris pada Senin (6/1).

Ia terbukti melakukan 159 kasus perkosaan dan serangan seksual terhadap 48 orang pria, selama rentang waktu dua setengah tahun dari 1 Januari 2015 sampai 2 Juni 2017.

Manusia mengecoh kuasa Tuhan dalam membagi rezeki. Misalnya sekarang ada 150 purnawirawan TNI dan jaksa yang bingung. Mau ngapain? Kenapa, ada apa dengan Cinta, eh purnawirawan?

Ternyata sekarang seluruh konflik bisnis hanya tertutup di kalangan pengusaha. Jadi ini seperti jembatan surga dan neraka, cerita joke Gus Dur yang tidak bisa dibangun, karena kontraktornya ada di neraka semua.

1. Penguasa, purnawirawan semua mengerti liku liku penguasa, proses, prosedur dan cara menegakkan keadilan.

2. Tapi konflik di antara pengusaha itu selalu ingin diselesaikan di ruang tertutup.

Miriplah dengan kasus Reynhard Sinaga dihukum. Bilamana dilakukan secara tertutup no problem bagi keluarganya. Begitu kasus dibuka, seluruh konsesi tanah orang tuanya ratusan ribu hektar seketika dipersengketakan.[]Sumber:viva

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.