13 November 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Dave Chapelle: Islam Menjadi Solusi Kehidupanku

...

  • REPUBLIKA
  • 06 November 2018 12:30 WIB

David Khari Webber Chappelle. Foto: Youtube.com
David Khari Webber Chappelle. Foto: Youtube.com

Oleh Ratna Ajeng Tejomukti

David Khari Webber Chappelle lahir di Was hington, DC pada 24 Agus tus 1973. Dia meru pakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Ayahnya, William David Chappelle III, bekerja sebagai ahli statistik sebelum menjadi profesor di Antioch College di Yellow Springs, Ohio.

Ibunya, Yvonne K Chappelle Seon adalah profesor di Howard University, Prince George's Community College, dan University of Maryland. Chappelle memiliki ibu dan saudara tiri. Kakek buyutnya adalah Uskup William D Chappelle yang melayani sebagai presiden Universitas Allen.

Chappelle dibesarkan di Silver Spring, Maryland, dan menempuh pendidikan di Woodlin Elementary School. Orang tuanya aktif berpolitik praktis, dan sering melakukan kunjungan bersama artis dan aktivis sosial Pete Seeger dan Johnny Hartman.

Hartman meramalkan Chappelle akan menjadi pelawak. Inspirasi lawak Chappelle datang dari Eddie Murphy dan Richard Pryor. Setelah orang tuanya berpisah, Chappelle tinggal di Washington bersama ibunya dan akan menghabiskan musim panas bersama ayahnya di Ohio. Pada 1991, dia lulus dari Sekolah Seni Duke Ellington di Washington, tempat dia belajar seni teater.

Chappelle menikahi Elaine Mendoza Erfe pada 2001. Mereka tinggal ber sama dengan dua putra mereka dan put ri nya, Sanaa, di sebuah peternakan seluas 26 hektare dekat Yellow Springs, Ohio. Dia juga memiliki beberapa rumah di Xenia, Ohio.

Karier Chappelle

Karier lawaknya dimulai saat dia tampil di episode pertama ABC's Funniest People 13 September 1990. Kemudian, dia pin dah ke New York City untuk meningkatkan kemampuan seninya. Lalu, dia tampil di Harlem's Apollo Theatre yang terkenal di depan para penonton "Amateur Night", tetapi dia dicemooh dari panggung. Ini tak menghalangi semangatnya untuk tetap berkarier di dunia komedi.

Chappelle kemudian dengan cepat membuat namanya menjadi terkenal. Pada tahun 1992, dia memenangkan pujian kritis dan populer untuk penampilan televisinya di Russell Simmons 'Def Comedy Jam di HBO. Penampilannya di acara ini meningkatkan popularitasnya sehingga dia sibuk tampil dari satu acara ke lainnya.

Dia juga menjadi tamu di acara televisi larut malam, seperti Politically Incorrect, The Late Show With David Letterman, The Howard Stern Show, dan Late Night Dengan Conan O'Brien.

Pada 1995 dia membuat penampilan tamu pada episode sitkom Home Impro ve ment populer ABC. Alur ceritanya mem buat Chappelle dan temannya Jim Breuer meminta saran dari Tim Taylor tentang pacar mereka.

Outing satu tokoh dalam epi ode itu terbukti sangat populer sehingga ABC memutuskan untuk memberi mereka sitkom spin-off mereka sendiri berjudul Buddies.

Namun, setelah merekam episode pilot, Jim Breuer dipecat dan diganti dengan aktor Christopher Gartin. Namun pada Maret 1996 mereka memiliki peringkat yang mengecewakan dan acara itu dibatalkan setelah hanya lima episode disiarkan dari 13 episode yang telah diproduksi.

Setelah kegagalan Buddies, Chappelle membintangi program lain. Menurut Chappelle, jaringan itu tidak nyaman dengan pemeran Afrika-Amerika dan ingin aktor kulit putih ditambahkan. Tak lama setelah itu, ayah Chappelle meninggal dan kembali ke Ohio, dia mempertimbangkan meninggalkan dunia hiburan

Namun, dia kembali ke dunia hiburan dan muncul sebagai seorang komedian klub malam. Film komedi 1996 The Nutty Professor yang dibintangi Eddie Murphy merupakan salah satu pengaruh utama komedinya. Film ini meraup hampir 129 juta dollar dengan anggaran 54 juta dollar.

Pada awal tahun 1998, ia melakukan pertunjukan stand-upuntuk Setengah Komedi HBO. Pada tahun yang sama, ia muncul di "Pilots and Pens Lost," sebuah episode 1998 dari musim keenam The Larry Sanders Show, di mana dia dan para eksekutif dari jaring an televisi yang tidak disebutkan namanya melakukan tindakan SARA.

Mengenal Islam

Di tahun 1998, Chappelle mengenal Islam. Tak banyak cerita yang mengisah kannya mulai mengenal agama yang dibawa Nabi Muhammad. Namun, dia menyebutkan, sejak 1998, dia mulai memeluk Islam. Pada Mei 2005 kepada Timedia menjelaskan singkat tentang perjalanan religinya.

"Saya biasanya tidak berbicara tentang agama secara terbuka karena tidak ingin orang mengasosiasikan saya dan kekurangan saya dengan hal yang indah ini. Dan, saya percaya Islam itu indah jika Anda mempela jarinya dengan cara yang benar," jelasnya.

Butuh usaha sepanjang hidup untuk terus memahami ajaran Islam.Aga ma baginya merupakan hal yang pen ting. Agama adalah sebuah standar hidup seseorang.

Chappelle pun pernah muncul dalam sebuah video yang menjelaskan asal muasal sumur zamzam di Makkah. Sebagai orang yang baru memeluk Islam, dia memiliki seorang sahabat Muslim, Salim. Dia merupakan teman dan pendengar yang baik. Setiap ada ma salah yang berat, Chapelle akan mendatanginya meski jaraknya ribuan kilometer dari AS. Salim tinggal di Durban, Afrika Selatan.

Tahun 2005 Chappelle ingin menghilangkan rumor menjadi pecandu narkoba. Dia tinggal dengan seorang teman, Salim, dan bukan di lembaga mental, seperti yang diberitakan. Chappelle mengatakan, dia berada di Afrika Selatan untuk menemukan tempat yang tenang untuk sementara waktu.

"Izinkan saya memberi tahu Anda hal-hal yang dapat saya lakukan di sini yang tidak dapat saya lakukan di rumah, berpikir, makan, tidur, tertawa. Saya seorang introspektif. Saya menikmati pikiran saya sendiri kadang-kadang. Dan, saya telah melakukan banyak hal berpikir di sini," jelasnya.

Masalah yang dihadapi sebenarnya terkait dengan kontrak besar yang ditandatanganinya. Ini adalah perjalanan kedua Chappelle ke Afrika Selatan.

Dia pertama kali datang ke Durban, dan mengunjungi Salim, pada 2000. "Ini adalah tempat di mana saya bisa datang untuk mengisi semangat kembali. Kadang- kadang Anda mengabaikan hal-hal ini jika Anda menjalankan jadwal perusahaan,"katanya.

Saat datang ke negara ini, dia mendapatkan ketenangan. Dia ingin kehidupannya seimbang karena dunia hiburan baginya merupakan tempat yang ekstrem untuk merencanakan masa depan.

Selama berada di tempat Salim, hanya sekitar lima atau enam orang yang mengenalnya. Setiap datang ke Durban dia menghabiskan waktu hingga dua pekan.

Chappelle tidak akan memberi tahu persis bagaimana dia bertemu Salim, tetapi menggambarkan dia sebagai seorang teman dan keluarga. Sebagai seorang Muslim yang berbicara lembut, Salim tampaknya juga merupakan seseorang yang paling Chappelle dengar nasihatnya.

Sementara, Chappelle tidak mengikuti pengajian di Durban, kata Salim, yang mengenakan jubah katun sederhana. "Jika dia ingin berbicara agama maka saya di sana sebagai seseorang untuk diajak bicara," ujar Salim.[]Sumber: republika.co.id

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.