18 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Di Antara Kebaikan Hidup

...

  • PORTALSATU
  • 04 December 2018 17:30 WIB

@amrikhan.wordpress.com
@amrikhan.wordpress.com

Oleh Taufik Sentana

Pada sekali waktu, di depan para sahabatnya Nabi Muhammad SAW menggambar sesuatu di atas tanah. Beliau mengajak para sahabat memerhatikan gambar tersebut. Sebuah gambar persegi empat, dengan satu garis lurus yang ditarik hingga keluar kotak. Di sela-sela garis lurus di dalam kotak ada garis garis kecil melintang.

Sebelum menjelaskan, Nabi Muhammad SAW terlebih dahulu bertanya kepada para sahabat, mungkin ada diantara mereka yang bisa menguraikan maksud gambar tadi.

Karena para sahabat menyerahkan penjelasannya kepada Nabi, maka iapun menjelaskan

"Kotak persegi adalah ajal yang melingkupi manusia. Adapun garis lurus yang melebihi kotak merupakan gambaran dari cita dan harapan manusia yang begitu banyak. Sedangkan garis kecil melintang di sela sela garis lurus dalam kotak menunjukkan perkara dan problem hidup yang mesti dihadapi terus menerus." Begitu jelas Sang Nabi.


Di atas adalah sekelumit interaksi Nabi Muhammad SAW dengan para sahabatnya. Dimana pada setiap interaksi mereka selalu terselip pelajaran hidup, hikmah dan hukum.

Dari potongan kisah tadi kita dapat mengambil pelajaran tentang hal-hal pokok dalam hidup. Pertama, menyadari dengan sebenarnya bahwa waktu manusia terbatas. Ajal akan menjadi pembatas dan maut akan mengintai, sedang kita tak mengetahuinya. Kita tidak mungkiin mengerjakan semuanya, kita perlu memilih kewajiban dan tugas utama untuk diselesaikan sepanjang hidup.

Kedua, walau kita boleh bercita cita setinggi langit, tapi tetaplah perlu realistik. Hendaklah selalu memperbaharui cita-cita tersebut, menyesuaikannya kembali dan menilai apakah kita sudah berada di jalur yang tepat serta sejalan dengan kualitas kita sebagai hamba Allah (muslim).

Ketiga, selalu ada konsekuensi, bahwa tabiat hidup adalah ujian. Dan itulah yang mesti dilalui setiap saat. Dimana setiap orang akan diuji dengan kehidupan dan kapasitasnya. Seorang pelajar akan diuji dengan pelajarannnya. Seorang petani akan diuji dengan pertaniannya. Seorang pekerja profesional akan diuji dengan sikap dan hasil kerjanya. Dalam proses ini, Allah telah menunjukkan diriNya yang Maha Adil, bahwa Ia tidak hanya akan membalas setiap kebaikan dengan kebaikan, tapi tiada yang terlepas dari ujian-Nya, baik dalam susah atau senang, atau dalam kaya dan miskin. Semua akan diuji dalam ramai atau sunyi.

Maka benarlah sabda Nabi bahwa diantara kebaikan hidupĀ  seorang muslim ialah dia yang umurnya panjang dan diisi dengan kesalihan.[]

Taufik Sentana
Dari Ikatan Dai Indonesia Kab. Aceh Barat.

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.