18 February 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Hati Manusia Kini Mengarah kepada Islam

...

  • INILAH.com
  • 12 February 2020 08:00 WIB

BUMI semakin tua, dunia pun semakin renta. Banjir darah dimana-mana, air mata pun mengalir menyertainya. Hidup semakin susah, ketenangan pun semakin langka.

Dunia hari ini merindukan kedamaian, ketentraman dan keadilan. Rasa aman menjadi barang langka sementara hati manusia semakin kaku saja.

Semua hati kini sedang mencari. Menanti keajaiban yang datang dan merubah keadaan. Menghapus semua bentuk kezaliman dan menciptakan dunia yang aman. Tapi akankah keajaiban itu kan datang?

Manusia berebut menciptakan sistem yang tepat untuk kehidupan mereka, namun satu per satu gugur dan menghasilkan kerusakan belaka. Manusia begitu sombong dengan kepintaran mereka hingga menyingkirkan sistem Tuhan yang Maha Mengetahui segalanya.

Ya, keajaiban yang dinanti itu sebenarnya telah turun 14 abad yang lalu. Kado agung dari langit yang menjamin ketentraman dan ketenangan hidup manusia. Kado itu bernama Islam yang dibawa oleh Baginda Muhammad saw.

Alam sudah lelah dengan semua teori yang ada, kini hati manusia sedang mengarah kepada Islam yang mulia. Kenapa harus Islam? Karena ketentraman dunia ini tidak akan terwujud tanpa berjalannya sistem Islam di muka bumi ini.

Kenapa harus Islam? Karena fitrah manusia sangat membutuhkannya. Bukankah keilmuan dan teknologi mengalami kemajuan yang begitu pesat tapi ketenangan hidup semakin sulit dicari?

Jika kita memberi berlian kepada bayi yang menangis, barang berharga itu tak akan menghentikan tangisannya karena bayi membutuhkan susu, bukan berlian. Dan kini manusia membutuhkan kedamaian dan ketentraman, sementara obat dari semua ini hanyalah Islam.

Islam adalah nikmat terbesar bagi umat manusia, tapi banyak orang yang menyia-nyiakannya. Islam datang untuk menabur rahmat dan kasih sayang bagi alam semesta.

"Dan Kami tidak Mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam." (QS.Al-Anbiya: 107)

Jika ada kelompok yang menampilkan kekerasan dan antikasih sayang, maka jelas mereka tidak menggunakan konsep Islam yang sebenarnya. Karena Alquran pun penuh dengan rahmat, bukankah Allah Mengawalinya dengan Nama-Nya yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang? Lantas Islam apa yang mengajarkan kekerasan?

Islam adalah agama cinta.[]Sumber:inilah.com

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.