21 July 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ini Fadhilah Zikir "Al-Basith"

...

  • Helmi Abu Bakar El-Langkawi
  • 13 January 2018 11:45 WIB

Asmaul Husna ke-21 adalah “Al-Basith”. Kata “Al-Baasith” berasal dari ba-sa-tha yang berarti keterhamparan, kemudian dikembangkan menjadi “memperluas” atau ”melapangkan”. 

Zikir ini bermakna Yang Maha Melapangkan, Maha Pelapang Hidup, Maha Meluaskan, Maha Melimpahkan Nikmat. Allah SWT berkuasa untuk memperluas dan membesarkan serta memudahkan terkumpulnya rezeki bagi siapa yang diinginkan oleh-Nya.

Alquran sangat banyak menyebutkan nama Allah, “Al Baasith”. Di antara firman Allah tersebut berbunyi:

"Sesungguhnya Tuhanmu Melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya; Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (QS. Al-Israa’ [17]: 30).

Dalam ayat lain berbunyi: "Allah Melapangkan rezeki bagi siapa saja yang dikehendaki di antara hamba-hamba-Nya dan Dia pula yang menyempitkan baginya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." (QS. Al-Ankabuut: 62).

“Dan jika Allah Melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat.” (QS. Asy-Syuura: 27).

Kelebihan zikir “Al-Basith”

Zikir ini banyak fadhilah dan kelebihannnya. Di antaranya:

Pertama, "Al-Basith" atau “Yaa Baasith” merupakan zikir malaikat peniup sangkakala, Israfil. Barang siapa terbiasa membaca Asma Allah ini niscaya ia akan memperoleh kedamaian di dalam hatinya, terbebas dari stres dan berbagai persoalan, penghasilannya bertambah, dicintai dan dihargai dan dapat memberikan kebahagiaan kepada orang lain.

Kedua, seseorang yang berzikir dengan Asma Allah ini seusai mengerjakan shalat Dhuha sebanyak sepuluh kali, sambil mengangkat kedua tangannya ke langit dan kemudian menyapukan ke mukanya, niscaya Allah akan membukakan baginya salah satu pintu kekayaan.

Ketiga, barang siapa membaca “Yaa Baasith” sebanyak-banyaknya sebagai amalan yang rutin setelah shalat fardhu, atau setelah shalat hajat dibaca sebanyak 300 kali, maka usahanya dalam bidang perniagaan akan maju pesat dan selalu memperoleh keuntungan. Bisa memajukan usaha dalam perniagaan serta mampu memberikan keuntungan.

Keempat, apabila seorang pedagang atau mereka yang mempunyai usaha-usaha lain, kuatkanlah usaha dan berniaga itu dengan memperbanyak membaca zikir ‘Yaa Baasith’  ini setiap hari, InsyaAllah akan dimudahkan dan murah rezeki.

Kelima, seseorang yang membaca ‘Yaa Baasith’  berulang kali sewaktu fajar dengan mengangkat kedua tapak tangannya ke atas dan kemudian menyapu tapak tangan ke muka, Insya Allah, ia tidak akan memerlukan bantuan orang lain.

Keenam, siapa yang mengucapkan ‘Yaa Baasith’  10 kali sewaktu fajar dengan mengangkat kedua tapak tangannya ke atas dan kemudian menyapu tapak tangan ke muka, Allah akan menganugerahkan “kelengkapan sempurna” pada dirinya.

Ketujuh, seseorang yang membaca ‘Yaa Baasith’ 10 kali sewaktu fajar dengan mengangkat kedua tapak tangannya ke atas dan kemudian menyapu tapak tangan ke muka, Allah akan mengaruniakan “kelengkapan sempurna” pada dirinya dan ia tidak perlu kepada bantuan orang lain.[]

Editor: IRMANSYAH D GUCI


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.