05 December 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Inspirasi Pembelajaran dari Nabi Adam AS

...

  • portalsatu.com
  • 11 August 2020 20:51 WIB

 

Oleh: Taufik Sentana*

Uraian singkat ini terkait dengan pendekatan tadabbur dalam rangka mengambil ilham dari potongan Kalam Ilahi. Kiranya kegiatan ini dapat memperkaya gairah rasa kita dalam keseharian hidup.

Di forum singkat ini, kita petik tiga potongan surah Al Baqarah: 31-33. Ketiga ayat tersebut sangat mashur dalam kalangan dan kajian keilmuan Islam. Termasuk juga dalam satuan pokok pendidikan Islam. 

Dikarekan ayat yang kita ulas ini terkait dengan sejarah ilmu, metodologi, orientasi dan falsafah pendidikan Islam. Dan yang lebih dasar, berhubung ke sejarah Bapak manusia, nabi Adam AS.

Ayat tersebut menunjukkan tentang awal mula pengajaran yang diterima oleh nabi Adam AS. Pengajaran ini, disebut juga pembelajaran, sebagai prasyarat kekhalifahan, guna memakmurkan bumi, memimpin kehidupan di dalamnya dan menunaikan misi pengabdian/penyembahan kepada Allah.

Sebelumnya, para malaikat menyangka bahwa Adam AS tidak memiliki kapasitas dalam mengemban misi keilahian. Maka Allah Menunjukkan potensi Adam AS sebagai sosok manusia yang siap "memproses" ilmu dan pengetahuan. Dan Allah pula yang menjadi Pengajar Utama bagi Adam AS. 

Kepada Adam AS, Allah Mengajarkan nama nama benda. Bahkan seluruh nama benda, baik benda langit ataupun benda bumi. Disebutkan pula bahwa, Adam AS tidak semata mengenal nama nama benda itu, melainkan memahami fungsi, manfaat dan hakikat benda benda itu. Hal ini berbeda dengan para malaikat, mereka hanya mengenal dan mengetahui satu hal saja, perihal perintah yang mesti mereka jalankan.

Oleh karena kemuliaan ilmu ini pula malaikat diminta bersujud hormat kepada Adam AS. Setelah mereka mengakui "kepakaran" Adam AS. Kepakarannya dipresentasikan ke hadapan malaikat semua: mereka hanya bisa berkata : kami tidak mengetahui apapun kecuali yang diajarkan kepada kami.

Dari tiga potongan ayat 31 sd 32 Albaqarah ini, kita dapat memetik ibrah berupa ketinggian ilmu. Bahwa manusia dibekali perangkat yang lengkap untuk memakmurkan bumi.Dan Allah akan menjadi Pengajar Utama selama kita merintis di JalanNya. Berdasarkan pola pengajaran Allah atas Adam AS, mengenalkan yang konkret terlebih dahulu sebelum memahami konsep dan abstraksi pengetahuan. 

Kemudian, ilmu dan pengetahuan itu mesti dapat diuji secara terbuka dan mestilah ia berujung pada kesadaran akan fungsi diri sebagai Hamba dan Khalifatullah di muka bumi. Sehingga kita tidak membuat kerusakan di dalamnya.[]

*Dalam Kaya Inspirasi Qurani setiap Hari.

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.