12 July 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Keluarga Akhir Zaman

...

  • portalsatu.com
  • 29 May 2020 18:00 WIB

Lukisan Said Alwie. Ilustrasi.
Lukisan Said Alwie. Ilustrasi.

Oleh Taufik Sentana*

Sejak kenabian Nabi Muhammad SAW zaman kita telah sampai di penghujungnya. Seluruh karakter zaman ini telah terekam dalam sabda Beliau, sebab tiada yang ia ucapkan melainkan wahyu adanya. Pentingnya unsur keluarga terdapat dalam sabda tentang fitrah keislaman setiap orang: orang tualah (lingkungan terdekat) yang menjadikan seorang anak itu Yahudi, Nasrani atau Majusi.

Pada riwayat lain, Nabi kita menisbahkan bahwa seorang bisa mengikuti agama temannya, begitulah beratnya pengaruh eksternal. Bahwa si anak (penerus keluarga), tidak hanya cukup dibekali secara internal, ia juga mesti kuat dan memilah kawan sepergaulannya (komunitasnya).

Sang Nabi Mulia memang senang melihat umatnya banyak, namun ia juga tak suka bila kemudian generasi penerus itu menjadi generasi yang lemah, rendah dan tak berdaya. Diantara ciri khas agama kita ialah saling menasihati (kontribusi sosial) dan menebarkan salam (keberkahan Islam). Setiap kita yang bersungguh dengan tali agama ini hendaklah "menggigitnya" dengan gerahamnya, dipegang dengan kuat. Meskipun, bisa jadi ia bagai memegang bara api.

Demikian adalah diantara pengantar terbaik dalam mempertahankan keluarga di akhir zaman. Bahwa setiap keluarga muslim mesti dapat memegang tali agama ini berdasarkan keyakinan dan ilmu serta mengikuti setiap jalan yang ditempuh dengan sandaran yang kokoh, tanpa merendahkan dan menghinakan.

Lalu meresapi dengan baik bahwa watak zaman kita tidak berubah, baik dan buruk akan selalu berseberangan. Sedang fitnah dan semacamnya hanyalah sebagai saringan yang dengannya  kita dipilih berdasarkan amal masing masing. Ujian akan datang silih berganti berdasarkan tujuannya, bisa berupa kecukupan atau kekurangan, bisa pula dengan harta, jabatan atau bahkan anak.

Untuk itu keluarga akhir zaman mesti dapat menyeleksi secara ketat dan penuh hikmah setiap unsur yang masuk ke dalam lingkungan keluarga. Kita perlu pula  secepat mungkin menganalisa dan memperbaiki bila ada kekeliruan serta terus menerus "bertawasau bil haq". Sembari tak lupa meminta ilham dari Allah agar keluarga kita terbimbing, mendapat pertolongan Allah dalam memperbaiki keturunan, penuh ketaatan dan diwafatkan dengan husnul khatimah.[]

*Praktisi pendidikan Islam.

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.