13 November 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ketika Syekh Ayyub Mengisi Pengajian di KWPSI

...

  • Jamaluddin
  • 08 November 2018 21:30 WIB

Syekh Ayyub Azhari Al Jazairi asal Aljazair berfoto bersama usai mengisi pengajian di KWPSI, 7 November 2018, malam. @Jamaluddin/portalsatu.com
Syekh Ayyub Azhari Al Jazairi asal Aljazair berfoto bersama usai mengisi pengajian di KWPSI, 7 November 2018, malam. @Jamaluddin/portalsatu.com

BANDA ACEH - Syaikhul Ma'had (Guru Senior) Dayah Darul Ihsan Abu Hasan Krueng Kale, Syekh Ayyub Azhari Al Jazairi asal Aljazair, berharap Aceh dapat  menerapkan syariat Islam dalam segala aspek kehidupan.

Hal itu disampaikan Syekh Ayyub saat mengisi pengajian di Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI), di Rumoh Aceh Kupi Luwak, Jeulingke, Banda Aceh, Rabu, 7 November 2018, malam. Dalam pengajian bertemakan, 'Mengamalkan Kalimat Tauhid dalam Kehidupan’ itu, penjelasan Syekh Ayyub dalam bahasa Arab diterjemah/dialihbahasakan oleh Tgk. Edi Syuhada, S.S., dari Dayah Darul Ihsan.

“Syekh Ayyub sangat mendukung Aceh menjadi provinsi yang menerapkan syariat Islam secara kaffah. Cara memulainya adalah dari pribadi dahulu, dari pribadi ke keluarga, kemudian ke komunitas yang lebih besar. Sehingga Aceh bisa menerapkan syariat Islam dalam segala aspek kehidupan,” kata Tgk. Edi.

Syekh Ayyub bersyukur penerapan syariat Islam di Aceh sampai hari ini masih baik dibanding dengan negara-negara Arab. “Di Indonesia, khususnya di Aceh lebih baik bila dibandingkan di tanah Arab sana. Di sana pengkajian tentang Islam mulai kurang dilakukan, bahkan tidak ada lagi, karena orang-orang orientalis mulai masuk ke universitas-universitas dan merekalah yang menggodok semua kurikulum, kemudian disesuaikan dengan pemikiran mereka,” ujarnya.

Syekh Ayyub kemudian menyampaikan kepada para wartawan, “Ketahuilah wahai para wartawan, bahwa kalimat, kata-kata yang Anda tulis, baik di dalam berbagai media cetak atau digital maka Anda akan bertanggung jawab atas semuanya itu di depan Allah SWT. Nanti di akhirat, Anda akan didirikan di depan Allah SWT dan diminta pertanggungjawaban dari setiap kata yang Anda tulis. Jika Anda membela yang benar, maka mendapatkan pahala yang berlimpah dari setiap orang yang membaca tulisan Anda,” katanya.

Sementera itu, Humas Dayah Darul Ihsan, Tgk. Mustafa Husen, kepada portalsatu.com mengatakan kehadirannya Syekh Ayyub untuk mengisi pengajian KWPSI itu merupakan permintaan dari Pimpinan Dayah Darul Ihsan, sekaligus Wakil Ketua Komisi VII DPRA, Tgk. H. Musannif, S.E.

Syekh Ayyub berada di Aceh sejak dua bulan lalu. Namun, menurut pihak Dayah Darul Ihsan, hubungan antara Syekh Ayyub asal Aljazair itu dengan mahasiswa Aceh sudah lama terjalin sebelum ia datang ke Aceh.

"Sebelum ke Aceh, Syekh Ayyub adalah tempat menjadi rujukan mahasiswa Aceh di Mesir, dan Syekh Ayyub saat ini mengajar di Dayah Darul Ihsan Abu Hasan Krueng Kale," kata Tgk. Edi Saputra.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.