23 September 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Membiasakan Diri dengan Istighfar, Ini Manfaatnya...

...

  • portalsatu.com
  • 06 September 2019 21:00 WIB

Ust Tabsyir Maskar, Lc MA.
Ust Tabsyir Maskar, Lc MA.

Ulama membedakan istighfarnya Nabi Muhammad SAW dan umatnya, istighfar Nabi kita sebagai bemtuk ta'abbudi dan ketundukan Nabi, juga sebagai bentuk permohonan Nabi agar umatnya diampunkan Allah kelak. Sedangkan istighfar kita umatnya sebagai bentuk pengakuan diri, bahkan kewajiban.

Istighfar diwajibkan saat kita terkhilaf melakukan dosa. Namun kita dianjurkan beristighfar setiap saat dalam keadaan apapun, terlebih lagi pada waktu sepertiga akhir malam, disebut waktu sahur, sekitar 30 menit sebelum waktu subuh. Ulama sepakat bahwa istighfar sendiri atau beramai dengan suara keras atau tidak, adalah tetap sesuai sunnah.

Diantara bacaan istighfar yang paling baik adalah dengan diawali tasbih dan tahmid. Seperti, *_subhanallah wabihamdika astaghfiruka wa atubu ilaik.*_ 
Atau secara khusus membaca sayyidul istighfar yang lebih panjang lafaznya.

Sangat baik bila kita dapat selalu membiasakan diri dengan istighfar dalam keadaan apapun, bahkan di hadapan hidangan. Nabi kita Muhammmad SAW beristighfar dan bertaubat hingga lebih dari 70 kali sehari.

Setidaknya ada tiga manfaat saat kita dapat membiasakan istighfar dengan penuh pengertian, yaitu, mendapat jaminan bahwa Allah akan Mengampuni kita, dengan syarat bahwa istighfar itu berisi pengakuan dan penyesalan diri. yang kedua, kita akan mendapatkan rahmat dari Allah, baik di dunia ataupun di akhirat. Dan ketiga, dengan istighfar yang benar, Allah akan Beri kemudahan bagi setiap urusan kita, bahkan solusi yang tak disangka sebelumnya.[]


Catatan:
Petikan khutbah Jumat oleh Ust Tabsyir Maskar, Lc MA, di Masjid Agung Meulaboh.
Kiriman Taufik Sentana, Staf Ikatan Dai Indonesia.

<!--EndFragment-->

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.