24 March 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Relevansi Dakwah Kaum Milenial

...

  • portalsatu.com
  • 11 March 2019 19:09 WIB

Oleh Taufik Sentana

Sebutan kaum" milenial merujuk kepada generasi baru era perkembangan teknologi mutakhir, saat informasi yang deras dan kemajuan digital begitu cepat. Idealnya mereka adalah generasi yang diaharapkan dapat menjadi yang terdepan dalam 15-20 tahun akan datang. 

Sikap abai akan generasi ini akan mewariskan ketertinggalan dalam peningkatan SDM Indonesia secara umum. Maka diperlukan pola dakwah relevan yang dapat menjangkau hajat generasi milenial yang dinamis, kritis, penuh ingin tahu, serba instan dan membutuhkan dukungan yang terpadu di setiap aspek, agar seluruh potensi baik mereka berkembang dan terpelihara. Maka sangat diperlukan konten dakwah yang variatif, menggugah dan menginspirasi untuk perbaikan diri dan kehidupan sosial.

Relevansi dakwah dalam kehidupan generasi ini sangat tergantung pada model, kemasan dan pendekatan yang dilakukan. Sedangkan isi dan konten dakwah (semua ajakan kebaikan universal dengan landasan Islam) mesti diracik dengan singkat dan disertai realitas perkembangan budaya dunia (pop). Seperti musik, olahraga, trend pakaian, makanan dan kehidupan urban. Tak lepas juga isu isu besar seperti politik, lingkungan hidup dan budaya inovasi berbasis digital.

Dari sisi spiritualitas, kaum muda milenial akan mengalami kelabilan yang akut bila realitas sosial yang tampak bagi mereka bertolak belakang dengan keyakinan yang ditanamkan" lewat pendidikan formal atau lewat keluarga. Sehingga diperlukan pola "hikmah" seperti yang disinyalir Alquran, yaitu dengan pendekatan yang sehalus mungkin dan bersifat personal (bimbingan pribadi, mentor pribadi) karena kebiasaan interaksi mereka yang intens lewat dunia maya dan perangkatnya.

Namun, dibalik perubahan cepat dunia ini, ada satu yang mungkin tak akan berubah, bahwa setiap orang dari kaum milenial ini sangan butuh rasa cinta dan perhatian yang tulus-murni yang membawanya pada kesejatian Islam secara khusus.


*Taufik Sentana (refleksi dari urgensi dakwah bagi generasi milenial di Banda Aceh, 9-10 Maret 2019). Dari Ikatan Dai Indonesia, Aceh Barat.

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.