17 February 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Wali Nanggroe MPTT-I Subulussalam Ajak Pemuda Hadiri Pengajian Tauhid Tasawuf

...

  • SUDIRMAN
  • 10 February 2019 19:15 WIB

MPTTI menggelar pengajian di kediaman Ketua KNPI Kota Subulussalam. Foto istimewa
MPTTI menggelar pengajian di kediaman Ketua KNPI Kota Subulussalam. Foto istimewa

SUBULUSSALAM - Wali Nanggroe Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTTI) Cabang Kota Subulussalam, Tgk. Amiruddin Zulfarsi S. TH., mengajak para pemuda dan pemudi untuk menghadiri Pengajian Tauhid Tasawuf dan Zikir Rateep Siribee digelar pada Jumat malam setiap awal bulan.

Program Pengajian Tauhid Tasawuf dan Zikir Rateep Siribee digelar di Posko MPTTI yang berada di Yayasan MQ Al-Hasanie Asy-Syaafi'ie di Jalan Cut Meutia, Dusun Bahagia SD 3 Desa Subulussalam Utara, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam.

Hal itu disampaikan Wali Nanggroe MPTT-I Subulussalam Tgk Amiruddin Zulfarsi kepada portalsatu.com di sela-sela rapat MPTTI di Yayasan MQ Al-Hasanie Asy-Syaafi'ie Desa Subulussalam Utara, Minggu, 10 Februari 2019.

Untuk melibatkan kalangan muda, MPTTI Cabang Kota Subulussalam bekerja sama dengan KNPI dan seluruh OKP di wilayah Kota Subulussalam, dengan harapan melalui pengajian ini  terciptanya pemuda pemudi pecinta Tauhid Tasawuf dan Zikir Rateep Siribee di bawah bimbingan Abuya Syekh Haji Amran Waly Al Khalidy selaku Pimpinan Pusat Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia/Asia Tenggara.

"Pengajian ini sudah menjadi rutinitas MPTTI  setiap malam Sabtu  sudah dilakukan selama dua tahun yang lalu sampai sekarang," kata alumni Fakultas Ushuluddin UIN Ar-Raniry Banda Aceh ini.

Selain melaksanakan pengajian di Posko MPTTI, pihaknya juga menggelar wirid keliling  bagi pecinta Tauhid Tasawuf dan Zikir Rateep Siriebee. Selain di acara besar, wirid bisa saja digelar di acara sederhana seperti rumah ke rumah para jamaah MPTTI sebagaimana yang baru saja dilakukan di kediaman Ketua KNPI Kota Subulussalam, Edy Sahputra Bako.

Dalam pemaparannya, Tgk. Amiruddin Zulfarsi juga mengajak jamaah MPTTI memetik hikmah kalam Abuya Murabbi di antaranya: 1. Tidak ada lawan, yang ada hanya kawan. 2. Tidak menyakiti dan tahan disakiti. 3. Di dalam diri kita ada hak orang lain tapi dalam diri orang lain, tidak ada hak kita. 4. Selalu memberikan yang baik-baik kepada orang lain. 5. Memaafkan orang lain sebelum dia meminta maaf walau baru saja dizalimi.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.