29 January 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Agar Pendidikan Sekolah Tidak Sia-sia

...

  • portalsatu.com
  • 13 January 2020 10:00 WIB

@Republika
@Republika

 

Kemampuan akademik formil sering juga disebut kemampuan sekolastik. Ia adalah serangkaian kecakapan prosedural yang berbasis mata pelajaran di sekolah. Pada dasarnya, bersekolah semakna dengan proses menjadi "terpelajar" atau terdidik. Namun karena variabel tertentu, sekolah cenderung pada kognitivisme dan verbalisme. Para pakar menyebutnya "gaya sekolah lama".  Sedangkan prinsip prinsip umum yang menjadi acuan sekolah sekarang (semisal kurikulum K 13), menekankan pada rangkaian aspek pengembangan diri siswa yang kompleks dan terpadu.

Yang sering kita temukan di lapangan dan beberapa pengalaman siswa terdahulu, ditengarai bahwa umumnya para siswa belum mampu menguasai bahan ajar dengan jumlah waktu yang sama seiring dengan padatnya pelajaran tersebut. Bayangkan, ada yang sampai 24 pelajaran disertai ekskul lainnya dan beberapa program khusus disertai layanan mutu yang standar, bila ada.

Atas dasar ini, penulis merasa perlu memberi penekanan pada aspek prioritas dalam kebijakan kirikulum. Dan pihak guru dan orang tua juga perlu bersinergi dalam mengadaptasi pola pendidikan negara yang baku. Hal ini diperlukan agar si anak/siswa dapat berkembang sesuai kemampuan dan momentumnya. Dengan harapan agar si anak bisa mengembangkan kecakapan akdemiknya pada kurun tertentu dengan bahan ajar tertentu, tanpa meremehkan bahan ajar lainnya yang belum menjadi "keperluannya". 

Sepertinya untuk maksud ini, kita mesti mulai meninggalkan pola belajar di kelas yang vakum. Melainkan membangun iklim belajar/kelas berdasarkan orientasi bakat/minat dalam skala waktu tertentu. Sekolah juga perlu menyiasati aktivitas dan instrumen di luar kelas yang bervariasi, seperti pustaka, galeri, aula, pameran dan pentas rutin.

Dengan beberapa langkah ini, diharapkan para orang tua dan siswa tidak terjebak pada pola sekolastik semata, sementara si siswa tidak dapat mempertanggung-jawabkan kecakapannya. Agar seluruh waktunya yang habis di sekolah benar benar tergunakan untuk perkembangan kemampuannya secara bertahap/ simultan sesuai dengan nilai umum yang dianut masyarakatnya.[]


Taufik Sentana
Praktisi pendidikan Islam

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.