12 August 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Berfikir tentang Sukses

...

  • portalsatu.com
  • 11 July 2020 08:00 WIB

@Shutterstock
@Shutterstock

Oleh Taufik Sentana*

Berfikir tentang sukses, awalnya seakan indentik dengan capaian materil belaka. Walau bisa saja perkembangan pemikiran sukses ini berdasarkan filsafat dan psikologi barat. Dimana landasannya menekankan pada daya akal, sikap diri dan semacam rekayasa sosial. Sebagian lagi berlandaskan prinsip bebas dan materialisme.

Baru belakangan saja filsafat (pemikiran) Barat memberikan ruang pada spiritualitas dan sisi eksistensi dalam perjalanan diri manusia.

Bila ditilik dari periode emas kejayaan Islam, pola pola berfikir sukses ini berwujid dalam tradisi belajar yang kental. Sejalan dengan perintah belajar yang wajib bagi setiap muslim, bahkan sejak ia lahir. Dimana si individu, selain memiliki daya potensial, ia juga dapat dipengaruhi oleh lingkungan, terutama orang orang dan sistem sosial.

Katakanlah, berfikir sukses pada fase di atas, disebabkan dorongan belajar tinggi dan motivasi kemanusian dan pahala jariyah (mengalir) bagi mereka yang mencapai tingkat sukses tertentu. Baik itu lewat kebijakan publik (wilayatul hisbah masa Umar bin Khattab dst), atau capaian pengetahuan murni dalam segala bidang hingga menjadi mercu suar kecerahan dunia, bahkan masih terasa hingga sekarang (sistim saluran air, kanal, chanel yang bermula dari kata "qanat"). Demikian pula denga beragam kitab pengatahuan (agama khususnya) yang sampai pada umat Islam, semisal Hadis hadis dsb.

Maka disini kita belum pernah mendengar " Hak Paten khusus" atas capai sukses mereka. Justeru Baratlah yang melanggengkan tradisi paten tersebut sebagai wujud individualisme dan paham materialisme.

Kembali ke dunia kita sekarang, berfikir sukses bisa dikembangkan, dipelajari dan diislamisasi dengan prinsip prinsip keimanan muslim dalam menjalani hidup. Sejalan dengan itu, sukses lebih dikenal sekarang sebagai "jalur perjalanan", bukan akhir tujuan. 

Sehingga berfikir sukses berarti memahami tahapan tahapannya, perkembangan pribadi, bidang yang digeluti, sistem sosial yang mendukung dan kerja keras serta keyakinan bahwa setiap kebaikan akan berbalas kebaikan dalam Mizan Ilahi.[]

*Pegiat Pengembangan SDM seputar Kepemimpinan Diri dan Produktifitas.

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.