26 June 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Bersiap Pensiun Sedini Mungkin

...

  • portalsatu.com
  • 13 June 2019 16:00 WIB

 

Oleh Taufik Sentana
Bergiat di Bidang Pengembangan SDM. Menetap di Aceh Barat.


Bicara pensiun mungkin mungkin menyakitkan bagi sebagian orang. Sakit karena, terlambat untuk pensiun, keburu sakit-sakitan, tak cukup aset dan waktu yang terbuang sia-sia. waktu terbuang percuma ini bisa terjadi di usia muda dan bisa pula di usia tua, (yang tua biasa memiliki waktu banyak, tetapi tak terkelola dengan baik, atau semakin melemahnya kemampuan fisik).

Penulis mungkin sama halnya dengan yang digambarkan di atas tadi, pada awalnya ingin pensiun di usia 35, berlepas dari kegiatan pokok mengajar (walau bukan ASN), agar bisa fokus pada hal baru, menikmati banyak waktu dan tenaga serta cukup secara finansial. Tapi sayangnya, masih miris di finansial. Hal ini disebabkan penulis tidak membangun fondasi keuangan secara tepat dan tak cakap dalam mendongkerak pemasukan (arus kas), walaupun sudah dibantu oleh Istri, jadi kami masih tetap menghemat pengeluaran guna keperluan yang lebih utama.

Pada praktisnya, menurut Ippho dalam Rahasia Pensiun Muda lewat rilis pdfnya secara ekslusif, ia menyampaikan bahwa mengambil keputusan pensiun bisa sedari usia 20, 30 atau 40, dengan mempertimbangkan diantaranya adalah sistem Finansial kita yang sudah bisa menopang kebutuhan dan gaya hidup kita (ini berbeda setiap orang). Di samping kita bisa lebih leluasa secara waktu dan tenaga untuk mengembangkan (atau mencoba hal baru) yang sejalan dengan visi hidup kita, dan bisa saja hal baru itu masih berkaitan" dengan pekerjaan lama.

Dalam perspektif penulis, sang motivator kita tadi (Mas Ippho, saya awal mengenalnya sejak tampil di Metro TV, jauh sebelum  era medsos), ia ingin menekankan bahwa, saat muda dan kita sudah mulai bekerja serta menghasilkan uang, selalulah membangun kecakapan diri, silaturahim, dan kesalihan amal. Sebab hal tersebut akan berkembang menjadi aset yang bernilai. "Apalagi di zaman sekarang, mereka yang menguasai akses (informasi dan sistem/orang) akan lebih cepat berhasil" masih menurut Mas Ippho pada laman IGnya.

Disamping prinsip dasar di atas, persiapan mental juga kita pertimbangkan, karena akan selalu ada tekanan dan pemicu stress. Ketika memutuskan pensiun sedini mungkin dengan sekian keterbatasan finansial khususnya, tentu amat berat, tapi bila itu demi visi yang lebih besar dan waktu serta tenaga yang maksimal maka itu adalah harga yang pantas untuk pensiun sedini mungkin: sembari menikmati kebersamaan dalam keluarga. Kita juga bisa mengembangkan rutinitas baru yang lebih segar, ringan, menyenangkan dan tetap  berkarya secara pribadi ataupun sosial.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.