25 May 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


Dahsyatnya Menangis Dalam Perspektif Kesehatan

...

  • Helmi Abu Bakar El-Langkawi
  • 12 January 2017 08:00 WIB

MENANGIS itu bukan hanya ada nilai plus dalam pandangan syariat terlebih mereka yang menangisi karena penyesalan dan dosa bahkan mereka akan mendapat bonus dengan tidak di sentuh oleh api neraka sebagaimana sabda nabi saw dari al-Abbâs Bin Abdul Muthallib Radhiallaahu anhu, Nabi Shalallaahu alaihi wasalam berkata:"Dua jenis mata yang tidak tersentuh api neraka, (pertama) mata yang menangis (di tengah kesendirian) di malam hari karena takut pada Allah Subhannahu wa Ta'ala, dan (kedua) mata yang digunakan untuk berjaga-jaga (pada malam hari) di jalan Allah." (HR. At-Thabrani)

Namun dalam pandangan ilmiah dan kedokteran menyebutkan bahwa salah satu metode untuk menyehatkan mata. Perhatikan saat kita menangis, pastilah air mata akan membasahi bola mata dan kelopak mata. Ekses Ini akan mencegah bola mata dari kekeringan. Selain itu, tetesan air mata juga mencegah dehidrasi pada membran mukus seseorang. Asumsinya dengan metode Ini akan meningkatkan kemampuan penglihatan Anda.

Di tengah derasnya perubahan dan kesibukan setiap hari, tentu saja mata kita terpapar berbagai macam kuman dan bakteri dari  lingkungan sekitar. Biasanya para bakteri tersebar dan berdiam diri di sekitar lingkungan mata kita terlebih saat kita melintasi kawasan berdebu. Efektifitas dari air mata yang dikeluarkan akan menolong kita dqn membunuh kuman dan bakteri tersebut.

Menurut para ahli dalam  air mata kita mengandung cairan bernama lysozyme. Seorang yang mampu menangis selama lima sampai 10 menit sungguh  mampu membunuh sekitar 90-95 persen kuman dan bakteri.

Seorang yang menangis bisa menurunkan tingkat mangan dalam tubuh yang berkaitan dengan mood buruk. Akibat tinggi mangan akan melahirkan perasaan yang kurang baik dan berbahaya seperti agresif, cemas, emosi tidak stabil dan mood buruk lainnya yang berefek terhadap pskilogi seseorang.

Di antara hikmah dan kelebihan menangis dalam persektif ilmiah di mana para ahli telah menguji seberapa efektif metode menghilangkan stres antara menangis dan olahraga. Ternyata hasil riset mereka menemukan bahwa saat menangis, tetesan air mata akan menghilangkan zat kimia yang terkumpul dalam tubuh seperti endorfin, leucin-enkaphalin, dan prolactin.

Fungsi dan peranan zat kimia yang bisa memicu stres dan memperburuk mood. Solusinya tentu dengan menangis. Apabila anda tidak percaya Anda juga bisa menurunkan stres yang dirasakan.

Penelitian para ahli menyebutkan bahwa menangis bisa jadi salah satu cara terapi untuk mengatasi perasaan negatif yang sedang dirasakan. Perhatiak di saaat kita mengalami konflik, tentu saja senjata pamungkas yang sering 'dihunus' oleh laum hawa dengan menangis.

Saat kita dilanda perasaan negatif yang berkumpul dan menimpa, seringkali  bisa memberikan tekanan pada kesehatan saraf dan kardiovaskular. Efeknya dengan menangis mampu melepaskan perasaan negatif tersebut.

Sungguh besar hikmah secara ilmiah di balik kedahsyatan menangis terlebih menangis yang mampu memberi kontribusi pahala dan menyehatkan tubuh dan perasaan kita. Saat kita terhapus dosa dengan tangisan secara kalkukasi kita sudah bersih dari noda dan kesalahan hingga jiwa kita bersih, makanya tubuh kitapun sehat dan terbebas dari penyakit dan bakteri seperti yang di sebutkan di atas.

Bahkan Abu Yahya, Malik bin Dinar menyatakan bahwa menangisi satu kesalahan dapat menggugurkan banyak kesalahan, sebagaimana angin yang menggugurkan daun-daun yang kering. Meskipun dua orang malaikat senantiasa menghitung nafas-nafasmu dan merekam suaramu yang pelan, serta selalu menuliskan dalam catatan amal dan tidak mengenal lupa. Namun dalam menghadapi tangisan, kondisinya bisa berbeda.

Hal ini di perkuat oleh Yazid Ar-Riqasyi, beliau berkata, “Telah sampai riwayat kepadaku bahwa orang yang menangisi satu dosa dan sekian dosa-dosanya, maka dua malaikat penjaganya lupa terhadap dosa tersebut.”[]

Editor: THAYEB LOH ANGEN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.