11 August 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kepada Jomblower, Ini Cara Siapin Dana tuk Menikah......

...

  • portalsatu.com
  • 18 June 2020 18:30 WIB

@SHUTTERSTOCK
@SHUTTERSTOCK

Oleh: Taufik Sentana*

Menikah adalah periode penting dalam kehidupan pribadi kita. Di antara persiapan yang sering mengganggu pikiran adalah perihal pendanaan, utama untuk mahar, pernikahan dan resepsi.

Beragam besar biaya yang ditimbulkan, tergantung niat dan persepsi kedua belah pihak. Ada yang menyebutkan, masa Covid sekarang, termasuk murah biaya, karena keramaian belum sepenuhnya dibenarkan. Dana yang dibutuhkan sekitar 5 sd 10 juta, 25 juta atau ratusan juta. Bahkan ada yang di bawah 5juta.

Beberapa survei kecil menunjukkan  bahwa orangtua masih punya andil dalam persiapan pernikahan, apalagi keluarga yang telah mapan secara finansial. Pun karena pernikahan itu termasuk hak si anak dari orangtuanya.

Namun, sangatlah baik bila si anak/pemuda yang mau menikah telah mempersiapkan sendiri dananya, semampu yang ia bisa, adapun dari orangtuanya bisa digunakan untuk keperluan lain, sebagai modal atau semacamnya.

Diantara cara yang baik untuk persiapan dana tersebut adalah,

Pertama, persiapkan sedari dini kapan proyeksi untuk menikah. Tetap proyeksikan waktunya walau tidak pasti, agar dana untuk itu bisa disisihkan.

Kedua, miliki tabungan khusus untuk poin pertama. Bila sudah ada kesepakan terbuka dengan si calon, tabungan itu bisa diisi berdua dengan beberapa prasyarat dan perjanjian. Ini akan lebih mudah.

Ketiga, tabungan bersifat emas, sepertinya lebih menjanjikan dan relatif stabil.

Keempat, mengurangi pengeluaran. Ceklah pengeluaran rutin anda, alihkan ke prioritas yang utama. Masa pacaran tidak penulis rekom, selain tidak sesuai dengan norma lokal, juga banyak mubazirnya, dananya bisa untuk ditabung.

Kelima, bisa mengembangkan aset adalah lebih baik. Dana yang ada diputar dengan perhitungan yang ketat agar bila rugi masih bisa bangkit.

Keenam, arisan nikah. Mungkin ini agak jadul, tapi masih relevan. Apalagi di era serba terhubung, masing masing  anggota bisa saling percaya dan membuat komitmen yang sungguh-sungguh.Misal, setiap anggota akan iuran sejumlah 2 gram emas atau dengan rupiah. Susunlah dengan baik kausal perjanjian dan bentuk aplikasinya agar saling memudahkan.

Ketujuh, menambah pemasukan dan penghasilan. Apapun resikonya, selama baik, maka tambahlah jam kerja anda atau pekerjaan anda. Bekerja paruh waktu, sesuai gaya, hobi dan bakat anda. Mengikuti ajang lomba yang masuk akal dan memungkinkan dapat hadiah rupiah juga dibolehkan.

Kedelapan, persiapkan selama dua tahun. Ini menurut pengalaman pribadi. Dua tahun sudah memadai, bisa hingga 3 atau lima tahun, tergantung pada usia berapa anda ingin menikah. Pada zaman sekarang, bila lelaki, agaknya usia 28 masih belum ketuaan tuk nikah, lebih cepat lebih baik bila kondisi mendukung.

Kesembilan, Berdoalah dan mintalah kepada Allah apa yang anda harapkan. Utarakan rencana anda. Termasuk calon yang anda maksud, mintalah Allah yang menghadirkannya. 

Sementara itu,teruslah beramal salih, menjalin silaturahim, memperdalam ilmu dan menambah keterampilan dalam bidang yang mendukung karir atau masa depan bersama si calon Istri.

Demikian beberapa hal pokok dalam mempersiapkan dana pernikahan yang bisa disiapkan sedini mungkin, setidaknya pada usia 23 tahun, atau saat anda sudah mulai berpenghasilan sendiri.[]

*Praktisi pendidikan Islam.

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.